Gunung Agung Terkini

Sebelum Gunung Agung Erupsi, Gempa Bumi Guncang Karangasem Pagi Tadi, PVMBG Peringatkan Ini

Berdasarkan data pra erupsi 2017-2018, rentetan gempa di sektor Baratlaut, Utara dan Timurlaut Gunung Agung memang berkaitan

Sebelum Gunung Agung Erupsi, Gempa Bumi Guncang Karangasem Pagi Tadi, PVMBG Peringatkan Ini
Istimewa / Pusdalops Bali
Gempa di Karangasem (13/6/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURAGunung Agung kembali mengalami erupsi pada Rabu (13/6/2018) sekira pukul 11.05 WITA.

Sebelum terjadi erupsi, pagi tadi juga sempat terjadi gempa 2.8 Skala Ritcher di daerah Karangasem tepatnya pukul 08.49 WITA.

Lokasi tepatnya berada di 8.33 LS,115.60 BT (8 km TimurLaut KARANGASEM-BALI) dengan kedalaman 10 Km.

Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana mengatakan, berdasarkan data pra erupsi 2017-2018, rentetan gempa di sektor Baratlaut, Utara dan Timurlaut Gunung Agung memang berkaitan dengan aktivitas magmatik Gunung Agung.

Baca: Breaking News, Gunung Agung Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 2.000 Meter

Baca: Magma Gunung Agung Tambah 1 Juta Meter Kubik Sejak Tiga Minggu Terakhir

Baca: Gunung Agung Termasuk 8 Gunungapi Paling Bahaya di Dunia, Erupsinya Dinilai Mematikan

Gunung Agung, Rabu (13/6/2018)
Gunung Agung, Rabu (13/6/2018) (Istimewa / PVMBG)

Menurutnya, gempa yang terjadi pagi tadi bisa jadi berkaitan dengan erupsi Gunung Agung hari ini.

“Tapi perlu diingat, PVMBG mengeluarkan Press Release pada tgl 7 Juni lalu bukan tanpa sebab, kami merekam adanya inflasi 5 mm disamping data seismik, geokimia dan satelit yang mengindikasikan bahwa aktivitas magmatik Gunung Agung masih tinggi dan belum stabil,” ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Bali.

Ia berujar, meskipun parameter data tidak menunjukkan peningkatan yang sebesar September-Oktober 2017 lalu, namun pihaknya mengingatkan agar masyarakat tetap menyadari bahwa Gunung Agung belum normal.

“Masih siaga dan tidak boleh untuk sementara ini beraktivitas di dalam radius 4 kilometrer demi keselamatan kita bersama,” katanya.

Seperti diketahui, erupsi di gunung Agung hari ini menurut laporan PVMBG telah melontarkan abu vulkanik.

Tinggi kolom abu mencapai ± 2.000 m di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabudengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 12 detik.

Namun hingga saat ini Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga).

Adapun dari hasil pemantauan di sektor Barat, dilaporkan warga sudah ada hujan abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Agung tadi.

Diantaranya terjadi di wilayah Kaldera Batur (Toya Bungkah, Songan). (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved