Inilah Hasil Pengamatan Rukyatul Hilal Awal Syawal Menurut BMKG Wilayah III Denpasar.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Kementrian Agama Prov Bali dan BMKG Wilayah III Denpasar

Inilah Hasil Pengamatan Rukyatul Hilal Awal Syawal Menurut BMKG Wilayah III Denpasar.
Tribun Bali/Rino Gale
Suasana pengamatan Rukyatul Hilal Awal Syawal 1439 H dengan menggunakan teropong bintang. Bertempat di Pantai Patra Jasa Kuta Badung, Kamis (14/6/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG- Dalam kegiatan pengamatan Rukyatul Hilal Awal Syawal 1439 H dengan menggunakan teropong bintang. Bertempat di Pantai Patra Jasa Kuta Badung, Kamis (14/6/2018) yang dilaksanakan pada pukul 17.00 Wita.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Kementrian Agama Prov Bali dan BMKG Wilayah III Denpasar.

Pengamatan ini berada di dua tempat yakni di pantai yang bekerja sama dengan kemetrian agama prov Bali dan di kantor BMKG Wilayah III Denpasar

I Nyoman Gede Wiryajaya selaku Kabid observasi BMKG Wilayah III Denpasar menjelaskan, hasil pengamatan yang dilakukan pada pukul 18.08 Wita sampai 18.43 Wita ini, tidak bisa melihat Hilal untuk wilayah Bali.

Namun pada pukul 18.45 sudah dua lokasi di Indonesia yang sudah kelihatan Hilalnya yakni di Palu dan Manado.

"Mudah-mudahan kita melihat di tempat lain agar melaporkan ke pusat untuk Wilayah Bali" ujarnya.

Wiryajaya menambahkan, adapun faktor yang tidak bisa kelihatan Hilalnya yakni karena fraksi illuminasi hanya 0,48 persen serta pantauan awan yang rendah, sehingga mengakibatkan tertupnya Hilal

"Ya dengan posisi tempat juga salah satunya" ujarnya.

Penulis: Rino Gale
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help