Home »

News

Pengakuan Pembunuh Sopir Taksi Online yang Ketakutan, Dihantui Bayang-bayang Korbannya

Kepada media ia mengaku menyesal melakukan perbuatan menghilangkan nyawa orang lain.

Pengakuan Pembunuh Sopir Taksi Online yang Ketakutan, Dihantui Bayang-bayang Korbannya
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Darmadi alias Anca mengaku tak bisa tidur selama meringkuk di sel Mapolres Balikpapan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUN-BALI.COM - Darmadi alias Anca, pembunuh sopir taksi online mengaku tak bisa tidur selama meringkuk di sel Mapolres Balikpapan.

Ia merasa selalu dihantui kesalahan dan bayang-bayang sosok korbannya.

"Saya takut. Dihantui. Gak bisa tidur dari semalam," kata Anca kepada Tribunkaltim.co, Rabu (13/6/2018).

Kepada media ia mengaku menyesal melakukan perbuatan menghilangkan nyawa orang lain.

Ia kalah dengan emosi sesaat yang merasuki pikirannya, hingga tega menghabisi nyawa korbannya.

Tembakan dari pistol angin, hantaman dongkrak, dan pisau jadi alat pelaku membunuh sopir taksi online di Balikpapan.

"Menyinggung! Kata dia, kalau mau ke sana gak usah naik taksi online, helikopter saja," kenangnya.

Ia mengaku memesan jasa taksi online baru pertama kali untuk mengunjungi rekannya di kawasan Perumahan Prona III Sepinggan Balikpapan Selatan.

Ditanya soal pistol air soft gun, Anca mengaku memilikinya sejak lama.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help