Ribuan Penangkilan Padati Pura Goa Lawah, Wisatawan Dilarang Masuk ke Utama Mandala

Seperti biasanya, saat piodalan berlangsung ribuan umat membanjiri Pura yang didirikan oleh Empu Kuturan tersebut.

Ribuan Penangkilan Padati Pura Goa Lawah, Wisatawan Dilarang Masuk ke Utama Mandala
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Proses Pedudusan Alit di Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Dawan, Klungkung, Selasa (19/6/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Puncak Pedudusan Alit di Pura Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan Klungkung, jatuh Anggara Kasih Medangsia, Selasa (19/6/2018).

Seperti biasanya, saat piodalan berlangsung ribuan umat membanjiri Pura yang didirikan oleh Empu Kuturan tersebut. 

Langit tampak mendung di sebagian wilayah di Klungkung, Selasa (19/6/2018).

Meskipun demikian,  ribuan krama dari seluruh penjuru Bali tampak tetap memadati Pura Sad Khayangan Goa Lawah.

Mengantisipasi membludaknya umat melakukan persembahyangan, pihak panitia melakukan sistem buka tutup dengan menggunakan kartu atau sistem shift.

"Panitia sudah mengupayakan dengan baik untuk memberikan keleluasaan dan kenyamanan pemedek saat menghaturkan bakti," ujar Salah seorang prajuru Pura  Goa  Lawah, Putu Juliadi.

Puncak padudusan alit di Pura Goa Lawah tahun ini  ini dipuput Ida Pedanda Istri Gede Ketut Keniten dari Griya Jumpung Anyar, Desa Dawan Klod.

Usai puncak karya, Ida betara dikatakan akan nyejer selama tiga hari dan terakhir masineb pada Jumat (22/6/2018) nanti.

Selama piodalan berlangsung, wisatawan tidak diperkenankan masuk sampai ke utama mandala Pura. 

Wisatawan hanya diperbolehkan menyaksikan proses upacara dari jaba Pura.

“Seperti piodalan sebelumnya, wisatawan hanya kita ijinkan masuk sampai jaba Pura agar tidak mengganggu pemedek yang melakukan persembahyangan,” jelas Juliadi.

Secara  historis, Pura Goa Lawah merupakan salah satu  Pura Sad Khayangan yang didirikan Mpu Kuturan pada abab ke sebelas.

Pura yang terletak di Pantai Goa Lawah ini terletak diarah Tenggara Pulau Bali, dan dipercaya sebagai stana stana Dewa Maheswara dan Sanghyang Naga Basuki.

Selain itu Pura Goa Lawah juga disebutkan juga menjadi tempat Ida Padanda Sakti Wawu Rauh atau Dangyang Nirata untuk melakukan tirta yatra pada abab ke XVI. Hal ini terbukti dengan ditemukannya Padmasana di Pura Goa Lawah. 

Pura Goa Lawah juga sebagai tempat upacara Nyegara Gunung karena kebetulan letaknya di tepi pantai, dan dekat  dengan perbukitan. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help