Hujan Lebat Diduga Jadi Penyebab Rumah Ngurah Bagus Roboh, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Hujan lebat yang mengguyur Banjar Tegalinggah, Desa Bedulu, Blahbatuh, menyebabkan rumah seorang warga setempat roboh

Hujan Lebat Diduga Jadi Penyebab Rumah Ngurah Bagus Roboh, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Bangunan rumah warga yang biasa digunakan untuk menyiapkan sesajen upakara roboh, Kamis (21/6/2018). 

Foto: Sejumlah warga tengah membantu pemilik rumah mengebakuasi material rumah yang masih bisa difungsikan, Kamis (21/6/2018)

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Hujan lebat yang mengguyur Banjar Tegalinggah, Desa Bedulu, Blahbatuh, menyebabkan rumah seorang warga setempat roboh, Kamis (21/6/2018) pukul 01.30 Wita.

Beruntung peristiwa itu terjadi saat dini hari ketika pemilik rumah tengah tidak melakukan kegiatan di sana, sehingga tidak ada  korban jiwa.

Meski demikian, kerugian ditafsirkan mencapai ratusan juta karena bangunan rumah tersebut menggunakan arsitektur Bali dan tergolong masih baru.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, bangunan tersebut biasa digunakan pemilik rumah sebagai tempat membuat sesajen upakara.

Pemilik rumah, Ngurah Bagus (47) mengatakan, sejatinya bangunannya tersebut roboh bukan karena guyuran hujan ataupun pondasi rumahnya keropos karena diguyur hujan lebat selama dua hari.

Melainkan karena tertimpa pagar tembok milik tetangga yang berada di utara rumah.

Menurut Ngurah Bagus, sebelum tembok tersebut roboh, rumah tetangganya yang merupakan kosan itu mengalami banjir hingga 1,5 meter.

Selain itu, pada tembok yang terbuat dari batako itu, ada tumpukan barang bekas yang diduga ditaruh oleh penghuni kosan.

Diduga pondasi tembok tidak kuat menahan beban air dan barang bekas tersebut, sehingga roboh dan menimpa bangunan milik Ngurah Bagus.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help