Penerimaan CPNS 2018 di Bali, Tenaga Kesehatan Diprioritaskan Mengisi RS Bali Mandara

Penerimaan CPNS gelombang ketiga ini memprioritaskan pada bidang tenaga pengajar dan tenaga kesehatan.

Penerimaan CPNS 2018 di Bali, Tenaga Kesehatan Diprioritaskan Mengisi RS Bali Mandara
TRIBUN LAMPUNG
Ilustrasi CPNS 2018. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 di berbagai daerah sudah mulai diusulkan, termasuk di Bali.

Penerimaan CPNS gelombang ketiga ini memprioritaskan pada bidang tenaga pengajar dan tenaga kesehatan.

Sementara di Bali, untuk di bidang kesehatan sendiri nantinya akan diutamakan mengisi kekosongan tenaga kerja di Rumah Sakit Bali Mandara.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ketut Suarjaya, bahwa dalam formasi yang diusulkan pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bali nantinya akan diutamakan mengisi RS Bali Mandara dan juga tenaga kesehatan di unit-unit Puskesmas.

“Khususnya tenaga promisi kesehatan, kesehatan lingkungan, perawat, analis, farmasi,” terangnya kepada Tribun Bali, Rabu (20/6/2018).

Prioritas tenaga kesehatan dipasok di RS Bali Mandara, terang Suarjaya, umumnya tenaga yang ada disana selama ini masih berstatus sebagai tenaga kontrak.

“Disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, di RS Bali Mandara karena sebagian besar tenaga kontrak. Tapi bukan berarti yang kontrak diangkat langsung,” katanya.

Sementara itu, usulan formasi CPNS 2018 menurut Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bali diketahui telah mengusulkan sebanyak 249 guru dan tenaga kesehatan kepada pihak Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Hal ini diungkapkan, Kabid PPI BKD Provinsi Bali, Komang Lestari bahwa jumlah usulan ini sudah disesuaikan dengan jumlah PNS pensiun pada tahun 2017 kemarin.

"Jumlah usulan tidak boleh melebihi jumlah PNS pensiun tahun 2017. Ini Sesuai arahan dari Menpan RB. Sesuai prinsipnya zero growth PNS sehingga jumlah usulan maksimal sama dengan jumlah PNS pensiun 2017,” paparnya.

Meski begitu, pihaknya hingga kini masih menunggu kepastian formasi CPNS dari pihak Kemenpan RB.

"Kami semua kab/Kota dibawah koordinasi BKD Provinsi statusnya masih menunggu formasi CPNS dari Menpan RB,” tukasnya. (*)

Penulis: eurazmy
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved