Beri Tanggapan Kritisnya Terkait Pernyataan Fadli Zon, Sekjen PSI: Politik Jujur Bukan Nyinyir

Hal ini terjadi diawali dengan Fadli yang menuntut Presiden Jokowi segera mengumumkan cawapresnya untuk Pilpres 2019 mendatang.

Beri Tanggapan Kritisnya Terkait Pernyataan Fadli Zon, Sekjen PSI: Politik Jujur Bukan Nyinyir
Kolase Tribunnews
Fadli Zon dan Raja Juli Antoni 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Saling kritik terjadi antara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Hal ini terjadi diawali dengan Fadli yang menuntut Presiden Jokowi segera mengumumkan cawapresnya untuk Pilpres 2019 mendatang.

Sekjen PSI Raja Juli Antoni atau yang akrab disapa Toni kemudian menyarankan Fadli lebih baik fokus mendukung Ketum Gerindra, daripada mengurus pasangan Jokowi.

Baca: Debat Terakhir Pilkada Bali Harus Greget, Pengamat Politik Undiknas Beberkan Alasannya
 

Baca: Terbitnya SP3 Rizieq Shihab, Begini Komentar Jokowi
 

Sikap Fadli ini dinilai kontraproduktif dengan keinginan Gerindra untuk mengajukan Prabowo di 2019 nanti.

 
Fadli pun membalas kembali melalui akun Twitter-nya. Ia meminta PSI untuk memikirkan dirinya sendiri.

"Anda urus partai sendiri aja, belum tentu lolos PT (Presidential Treshold). Demokrasi memang berat, perlu sabar, dedikasi, kerja keras dan keberpihakan pada rakyat bukan cukong," tulis Fadli Zon melalui akun Twitter-nya, Kamis (21/6/2018).

Seolah tak berhenti, Toni kembali menanggapi pernyataan tersebut. Ia memastikan partainya akan lolos Presidential Treshold.

Namun, ia mengingatkan membangun diskursus politik yang beradab juga menjadi kewajibannya.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved