Wayan Suparta Kabur Bawa Senjata Tajam, Warga Resah Hingga Minta Bantuan Satpol PP

Nengah Sura menceritakan, pamannya tersebut mengalami gangguan jiwa sejak dua puluh tahun lalu

Wayan Suparta Kabur Bawa Senjata Tajam, Warga Resah Hingga Minta Bantuan Satpol PP
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kerabat tampak resah, setelah Wayan Suparta yang menderita ODGJ kabur dari gubuknya sembari membawa senjata tajam, Jumat (22/6) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Langit mulai temaran di kediaman I Nengah Sura (28) di Banjar Gingsir, Desa Akah, Klungkung.

Ia dan beberapa kerabatnya petang itu sedang duduk di teras rumahnya yang sederhana.

Mereka tampak sangat resah, karena seorang kerabat mereka, I Wayan Suparta alias Wayan Tepeng yang mengalami orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) tiba-tiba kabur ke tegalan sembari membawa senjata tajam.

"Ia lari dari kubu (kediaman) sekitar pukul 13.00 Wita. Ia lari dengan membawa senjata tajam, sampai saat ini belum juga pulang ke rumah," ungkap Nengah Sura yang merupakan keponakan dari Wayan Suparta

Nengah Sura menceritakan, pamannya tersebut mengalami gangguan jiwa sejak dua puluh tahun lalu.

Awalnya Wayan Suparta bekerja di sebuah bank di Karangasem dan hotel di Denpasar.

Namun ia dituduh mencuri sekering listrik di tempatnya bekerja.

Karena tuduhan itu, ia diberhentikan bekerja di hotelnya tersebut.

"Semenjak saat itulah, paman saya (Suparta) mulai setres, hingga gangguan jiwa," jelas Nengah Sura.

Menurutnya, disaat kumat terkadang Wayan Suparta teriak-teriak tidak jelas.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved