BPBD Ingatkan Warga Bangli Waspada Cuaca Buruk Hingga Sepekan Ke Depan

Meski bulan Juni belum memasuki musimnya, terhitung sejak empat hari terakhir wilayah Bangli terus diguyur hujan.

BPBD Ingatkan Warga Bangli Waspada Cuaca Buruk Hingga Sepekan Ke Depan
Net
Ilustrasi hujan 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Cuaca ekstrem yang terjadi sejak beberapa hari lalu diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.

Hal tersebut diungkapkan kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa, Jumat (22/6/2018).

Meski bulan Juni belum memasuki musimnya, terhitung sejak empat hari terakhir wilayah Bangli terus diguyur hujan.

Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga sepekan ke depan.

“Berdasarkan analisis dari BMKG, anomali cuaca terjadi akibat adanya tekanan rendah di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina, serta udara basah dari Samudera Hindia dan sirkulasi siklonik di wilayah Samudera Hindia Barat,” jelasnya.

Dengan pola datangnya hujan di musim kemarau yang diprediksi hingga sepekan ke depan, Kata Agus Sutapa tidak menutup kemungkinan diikuti tiupan angin.

Meski demikian, pihaknya mengatakan intensitas hujan di wilayah Bangli terhitung sedang dan tidak diikuti oleh embusan angin, maupun kilatan petir.

"Jadi kecil kemungkinan terjadi bencana," kata dia.

Jika berkaca dengan kejadian sebelumnya, potensi bencana di Bangli terjadi akibat hujan lebat yang disertai oleh kilatan petir.

Seperti bencana longsor di Desa Songan pada bulan Februari 2017.

“Kondisi ini sudah sering kami buktikan dan memang kejadian longsor di Bangli rata-rata terjadi akibat hujan lebat disertai kilatan petir,” jelas Sutapa.

Sebaliknya, kalau terjadi hujan lebat disertai dengan angin kencang, potensi bencana yang rentan terjadi yakni pohon tumbang.

Cuaca ekstrem yang rentan terjadi becanan di Bangli biasanya memasuki awal tahun.

Sementara dengan prediksi cuaca buruk BMKG di musim kemarau hingga sepekan ked epan, meski intensitasnya sedang dan tidak disertai dengan angin kencang maupun kilatan petir, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada akan kejadian bencana tak terduga.

“Kami harap masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan akan dampak cuaca yang tidak menentu seperti ini. Yang terpenting kenali potensi ancaman bencana agar dapat terhindar dari bahaya,” harapnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help