Pernah Make Up Agnez Mo dan Syahrini, Pria yang Terjuni Profesi MUA Ini Pernah Dibayar Rp 14 Juta

Kini banyak remaja yang tengah menyukai serta mencoba untuk menjadi seorang MUA atau make up artis.

Pernah Make Up Agnez Mo dan Syahrini, Pria yang Terjuni Profesi MUA Ini Pernah Dibayar Rp 14 Juta
Tribun Bali/Karsiani Putri
Aplikasikan Make Up- Beberapa peserta dalam acara Beauty Day nampak tengah mengaplikasikan make up di wajahnya pada Minggu (24/6/2018) di Pop Hotel, Jalan Teuku Umar, Denpasar. 

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR – Kini banyak remaja yang tengah menyukai serta mencoba untuk menjadi seorang MUA atau make up artis. Terbukti dengan banyaknya acara yang mengangkat tema pelatihan untuk menjadi seorang MUA.

Menjadi MUA pun kini tidak hanya bisa dilakukan oleh perempuan tetapi telah banyak laki-laki yang juga menggeluti bidang MUA dan telah memiliki nama besar di bidang ini, salah satunya Dedi Arta Krisna.

Menggeluti profesi sebagai MUA sejak tahun 2007, ia menyebutkan profesi sebagai MUA merupakan profesi yang saat ini tengah banyak digeluti oleh masyarakat.

“Tidak hanya bagus tapi sangat menjanjikan untuk jangka panjang karena ilmu make up tersebut sangat luas dan tidak akan pernah hilang,” ujar pria yang pernah me-make up artis papan Indonesia seperti Agnez Mo, dan Syahrini ini.

Ditemui dalam acara Beauty Day pada Minggu (24/6/2018) di Pop! Hotel Jalan Teuku Umar, Denpasar, Dedi menuturkan bahwa ia memasang harga yang disesuaikan dengan tema make up yang dipilih oleh klien.

“Untuk natural Make up dikisaran harga Rp 500 ribu dan di 2017 lalu saya pernah mendapat bayaran Rp 14 juta untuk make up dan hair do dan itu untuk satu pasangan pengantin,” ungkap Dedi.

Aplikasikan Make Up- Beberapa peserta dalam acara Beauty Day nampak tengah mengaplikasikan make up di wajahnya pada Minggu (24/6/2018) di Pop Hotel, Jalan Teuku Umar, Denpasar.
Aplikasikan Make Up- Beberapa peserta dalam acara Beauty Day nampak tengah mengaplikasikan make up di wajahnya pada Minggu (24/6/2018) di Pop Hotel, Jalan Teuku Umar, Denpasar. (Tribun Bali/Karsiani Putri)

Menurutnya, dunia make up merupakan dunia yang luas dan perlu dipelajari karena setiap saat tren make up bisa berubah dan siapa pun bisa membuat tren tersebut.

Dalam acara Beauty Day tersebut peserta yang datang didominasi oleh remaja perempuan yang terbilang baru mengenal make up.

Tidak hanya diajarkan mengenai make up, peserta diajak berdikusi mengenai kecantikan dan juga diberikan tata cara dalam melakukan hair do yang simple tetapi tetap cantik.

“Tema untuk make up itu sangat banyak sekali seperti natural make up, Arabian make up, Barbie look, wedding dan make up fantasy pun ada,” ujarnya.

Tambahnya, make up yang saat ini tengah disukai masyarakat adalah flawless make up, yakni salah-satu tema make up yang menghasilkan tampilan make up yang menyatu dengan kulit wajah dan hasilnya yang flawless.

Dedi menyarankan agar bagi siapa pun yang ingin menjadi seorang MUA haruslah tetap semangat dan terus belajar serta memperdalam mengenai tehnik dalam pengaplikasian make up.

“Belum tentu baru tahu smokey eyes itu sudah bisa disebut professional karena ada banyak sekali tehnik make up yang lainnya, dan saat ini pun saya juga masih tetap belajar,” ucap pria yang biasa mendapatkan klien make up wedding sampai dengan 15 orang dalam sebulannya ini. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved