Berita Banyuwangi

‎Tiga Bulan di Banyuwangi, 12 Mahasiswa Asing Merasa Jadi Bagian dari Banyuwangi

Mahasiswa asing program Bea Siswa Budaya Indonesia (BSBI) telah genap tiga bulan di Banyuwangi

‎Tiga Bulan di Banyuwangi, 12 Mahasiswa Asing Merasa Jadi Bagian dari Banyuwangi
Surya/Istimewa
Mahasiswa asing program Bea Siswa Budaya Indonesia (BSBI), datang untuk berpamitan kepada Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko sebelum pulang ke negara masing-masing. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Mahasiswa asing program Bea Siswa Budaya Indonesia (BSBI) telah genap tiga bulan di Banyuwangi, mereka telah menyelesaikan misi belajar seni dan budaya lokal.

Setelah tinggal dan belajar tentang budaya Banyuwangi, 12 mahasiswa asing tersebut merasa berat meninggalkan Banyuwangi.

Mereka telah merasa menjadi bagian dari warga Banyuwangi.

Bersama Direktur Diplomasi dan Informasi Publik Kementrian Luar Negeri Azis Nur Wahyudi, para siswa dari 12 negara ini datang ke Lounge Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi, Senin (25/6/2018).

Mereka datang untuk berpamitan kepada Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko sebelum pulang ke negara masing-masing.

Salah satu siswa BSBI Yui Moriya (21) asal Jepang mengaku mendapatkan kesan yang sangat mendalam selama berada di Banyuwangi.

Dia tidak hanya telah menguasai tarian dan alat musik daerah, bahkan juga merasa telah menjadi bagian warga Banyuwangi.

“Saya kangen dengan keluarga di Jepang, tapi saya tidak ingin pulang dari sini. Orang di Banyuwangi sangat ramah saya suka tinggal di sini,” kata Yui menggambarkan rasa cintanya pada Banyuwangi.

Selama di Banyuwangi Yui mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga.

Tidak hanya belajar kesenian dan budaya lokal, tapi dia juga berinteraksi dengan kultur warga setempat yang menyambutnya dengan hangat.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help