Piala Dunia 2018

Teknologi VAR Ternyata Untungkan Cristiano Ronaldo Saat Portugal Ditahan Imbang Iran

Mortez Pouraliganji mengganggu gerak superstar Real Madrid itu dengan benturan badan. Tidak terima, Cristiano Ronaldo membalasnya

Teknologi VAR Ternyata Untungkan Cristiano Ronaldo Saat Portugal Ditahan Imbang Iran
FILIPPO MONTEFORTE / AFP
Selebrasi dua pemain timnas Portugal, Ricardo Quaresma (kiri) dan Cristiano Ronaldo, saat merayakan gol timnya ke gawang Iran dalam laga GRup B Piala Dunia 2018 di Stadion Mordovia Arena, Saransk, Rusia, pada Senin (25/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM - Selain hasil imbang 1-1 antara Timnas Portugal kontra Timna Iran, ada fakta lain pada laga itu. Pada laga ini wasit Enrique Caceres menggunakan Video Assistant Referee (VAR) sebanyak tiga kali.

VAR digunakan dalam situasai tertentu yang dianggap sangat membantu dalah hal "keadilan" di lapangan. Contoh, Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, nyaris diusir dari lapangan oleh wasit akibat sebuah sikutan terhadap pemain timnas Iran, Morteza Pouraliganji.

Timnas Portugal ditahan imbang oleh timnas Iran 1-1 di Mordovia Arena, Saransk, Senin (25/6/2018) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Skuat arahan pelatih Fernando Santos unggul lebih dulu pada menit 45 lewat sepakan Ricardo Quaresma. Iran membalas pada masa injury time ketiga melalui tendangan penalti Karim Ansarifard.

Pada laga ini wasit Enrique Caceres menggunakan Video Assistant Referee (VAR) sebanyak tiga kali.

Salah satunya berhasil menyelamatkan Cristiano Ronaldo dari kartu merah. Kejadian tersebut bermula dari duel yang terjadi antara Cristiano Ronaldo dengan Mortez Pouraliganji.

Mortez Pouraliganji mengganggu pergerakan superstar Real Madrid itu dengan melakukan benturan badan.

Tidak terima, Cristiano Ronaldo membalas dengan sebuah sikutan terhadap Mortez Pouraliganji. Enrique Caceres melihat hal tersebut sebagai pelanggaran keras yang layak mendapat kartu merah.

Hal tersebut tampak dari keputusan wasit asal Paraguay itu melihat untuk monitor VAR.

Ya, dalam situasi pelanggaran selain di kotak penalti, VAR hanya akan digunakan jika ada pelanggaran yang diduga kuat oleh wasit layak mendapat ganjaran kartu merah.

Beruntung bagi Cristiano Ronaldo, Enrique Caceres menilai bahwa pelanggaran tersebut hanya perlu diganjar kartu kuning. Namun siapa sangka, tak hanya selamatkan Ronaldo dari kartu merah, teknologi ini diprediksi akan memberikan keuntungan finansial bagi megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo. (*)

Editor: Rizki Laelani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved