Pilgub Bali 2018

Koster-Ace Kuasai Suara di 5 Wilayah di Bali, Namun Diakui Gagal di Daerah Ini

Secara keseluruhan di setiap kota/kabupaten berdasarkan hitung cepat, Koster-Ace menang di lima wilayah.

Koster-Ace Kuasai Suara di 5 Wilayah di Bali, Namun Diakui Gagal di Daerah Ini
Ilustrasi
Pasangan calon gubernur Bali nomor urut satu, Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Saat pencoblosan kemarin, Rabu (27/6/2018), Wayan Koster bersama istrinya Ni Luh Putu Putri Suastini (52) dan anak pertamanya Ni Putu Dhita Pertiwi (17) mencoblos di TPS 06 Desa Sembrian, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali sekitar pukul 08.00 wita.

Mereka datang dengan mengendarai mobil dari kediamannya yang berjarak sekitar 200 meter dari TPS 06.

Dari pantauan, penghitungan suara di TPS 06 Desa Sembrian dimulai pada pukul 13.00 Wita.

Tidak banyak warga yang datang untuk menyaksikan penghitungan suara tersebut, termasuk Koster.

Seusai mencoblos, ia bersama istri dan anaknya memilih untuk kembali ke rumahnya, selanjutnya menuju ke Denpasar.

Perbekel Desa Sembiran, I Nengah Sariada, menyebutkan  jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk di seluruh Desa Sembiran berjumlah 4.107 dengan 8 TPS.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, Koster-Cok Ace menang telak dengan total suara 2.892.

Sedangkan Mantra-Kerta hanya raih 90 suara.

"Sedangkan total surat suara yang tidak sah di Desa Sembiran sebanyak 26. Sedangkan golput sebanyak 1.099 orang," terangnya.

Tingginya angka golput diakibatkan oleh banyaknya warga yang merantau ke Denpasar dan bekerja di Kapal Pesiar.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved