Tabanan Pelopor E-Parkir di Bali dan Nusra

Tujuan penerapan e-parking ini akan menambah PAD Tabanan dan sebagai upaya melakukan penataan parkir.

Tabanan Pelopor E-Parkir di Bali dan Nusra
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan penerapan E-Parkir di Tabanan, Bali, Kamis (28/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, I Made Agus Harta Wiguna meresmikan peluncuran e-parking di Kabupaten Tabanan dengan mengambil sample di areal Pasar Tabanan, Bali, Kamis (28/6/2018).

Secara umum, tujuan penerapan e-parking ini akan menambah PAD Tabanan dan sebagai upaya melakukan penataan parkir.

Hadir dalam acara tersebut Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Bank Indonesia Pungky Purnomo Wibowo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana, Forkompinda Kabupaten Tabanan, Para pimpinan Bank, dan para Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

“Kabupaten Tabanan-lah yang menjadi pelopor penerapan e-parkir di Bali dan Nusa Tenggara. Penerapan e-parkir selain sebagai upaya melakukan panataan parkir, juga sebagai jawaban terhadap permasalahan terbatasnya ruang parkir yang tersedia, karena tingginya pertumbuhan kendaraan pribadi dan rendahnya kesadaran masyarakat mematuhi peraturan lalu lintas,” kata Bupati Eka.

Selain launching e-parkir, Bupati Eka juga menerima penghargaan dari Bank Indonesia atas peran aktifnya dalam menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dengan implementasi elektronifikasi pembayaran parkir (e-parkir) di Kabupaten Tabanan.

Tabanan merupakan e-parking dengan terminal parkir elektronik (TPE) pertama di Bali dan Nusa Tenggara.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana.

“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat Tabanan untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan e-parkir ini. Terwujudnya Kota Tabanan yang nyaman, aman, selamat, tertib dan lancar merupakan harapan dan tanggung jawab kita bersama,”ucapnya.

Dia mengharapkan, semakin transparannya pengelolaan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya retribusi pelayanan parkir, tentu akan semakin meningkatkan kontribusinya terhadap biaya pembangunan di Kabupaten Tabanan. Sehingga Visi Tabanan Serasi, Sejahtera, Aman dan Berprestasi bisa terwujud.

Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Elektronifikasi Dan Gerbang Pembayaran Nasional, Pungky Purnomo Wibowo mengharapkan Tabanan menjadi contoh di Bali dan Nusa Tenggara karena merupakan yang pertama menerapkan e-parkir.

Pengembangan sistem eletronifikasi pembayaran parkir di Kabupaten Tabanan merupakan keniscayaan, sehingga manfaat optimal dari implementasi elektronifikasi pembayaran parkir dapat diperoleh seperti recording, transparansi, dan efisiensi.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, I Made Agus Harta Wiguna mengatakan, mulai 2018 Pemerintah Kabupaten Tabanan menerapkan manajemen parkir melalui penyelenggaraan sistem parkir elektronik, yang ditandai dengan pemasangan mesin parkir atau terminal parkir elektronik sebanyak 15 unit dan sudah dipasang pada ruas-ruas jalan yang ditetapkan sebagai lokasi parkir elektronik.

“Terminal parkir elektronik, dipasang pada ruas Jalan Gajah Mada barat sebanyak 4 unit, Jalan Gajah Mada timur 4 unit, Jalan Gunung Batur ada 2 unit, Jalan Melati ada 1 unit, Jalan MH Thamrin 4 unit. Sehingga total terminal parkir yang terpasang di awal ini adalah sebanyak 15 unit,” jelasnya.

Adapun PT Bank Mandiri dengan uang elektronik e-money, PT Bank Rakyat Indonesia dengan uang elektroniknya Brizzi, PT Bank Negara Indonesia dengan uang elektroniknya Tap Cash, PT Bank Central Asia dengan uang elektroniknya flazz, serta didukung oleh Bank Bank Tabungan Negara dan Bank BPD Bali. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help