Hobi Utak-atik Motor Tua, Bayu Buka Usaha Perlengkapan Motor Custom yang Eksis di Tabanan

Bagi anda yang hobi dengan motor tua maupun motor custom khususnya di Kabupaten Tabanan, anda bisa datang ke GARASE

Hobi Utak-atik Motor Tua, Bayu Buka Usaha Perlengkapan Motor Custom yang Eksis di Tabanan
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Pemilik toko custom GARASE, Bayu tampak menata bahan modifikasi motor custom di tokonya di Jalan Pulau Menjangan Nomor 10, Banjar Tegal Baleran, Dauh Peken, Tabanan, Jumat (29/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Bagi anda yang hobi dengan motor tua maupun motor custom khususnya di Kabupaten Tabanan, anda bisa datang ke GARASE.

Toko ini menjual berbagai macam perlengkapan sepeda motor tua dan motor custom.

GARASE juga kerap menerima pesanan untuk menggarap sebuah motor custom.

Pemilik GARASE, Bayu mengatakan, berawal dari kecintaannya pada dunia sepeda motor khususnya motor custom, akhirnya mendirikan toko ini pada 2013 lalu.

Kecintaannya pada motor custom berawal dari hobi pamannya pada motor tua sejak tahun 1986 silam.

Dikatakan Bayu, ide awalnya karena kerap kesulitan memperoleh bahan modifikasi motor custom, sehingga ia putuskan untuk membuka sendiri toko khusus peralatan motor custom dan motor tua.

"Awalnya memang berasal dari hobi, terlebih lagi paman saya dulu juga mencintai motor tua. Sehingga sampai sekarang kecintaan terhadap motor custom tetap ada," ujar pria asal Dauh Pala, Tabanan, saat dijumpai di tokonya, Jalan Pulau Menjangan Nomor 10, Banjar Tegal Baleran, Dauh Peken, Tabanan, Jumat (29/6/2018).

Bayu menuturkan, bahan modifikasi motor custom kerap ia pesan dan peroleh dari Bandung, Jawa Barat.

Namun saat ini, bahan seperti tangki sudah banyak diproduksi di Bali.

"Bahan biasanya saya dapat dari luar Bali yakni Bandung, apalagi untuk sparepart motor tua," tuturnya.

Namun saat ini, lanjut dia, penjualan agak sedikit lesu.

Hal itu disebabkan pecinta motor custom di Bali, khususnya Tabanan mulai menurun.

Selain itu, disebabkan penjualan online dari Jawa, kemungkinan mereka (pencinta motor custom) mulai memilih untuk belanja online ketimbang datang ke toko langsung.

"Sekarang sudah tidak seperti dulu, mungkin karena minat motor custom sudah mulai turun, dan pecinta motor custom lebih memilih membeli bahan dengan belanja online," imbuhnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved