Gunung Agung Terkini

Klungkung Kembali Aktifkan Tim Siaga Bencana Gunung Agung, Begini Sebabnya

Pemerintah Kabupaten Klungkung, Jumat (29/6), menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi dampak dari peningkatan status

Klungkung Kembali Aktifkan Tim Siaga Bencana Gunung Agung, Begini Sebabnya
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Pemerintah Kabupaten Klungkung, Jumat (29/6), menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi dampak dari peningakatan status vulkanik gunung agung yang terjadi sejak, Kamis malam (28/6). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemerintah Kabupaten Klungkung, Jumat (29/6), menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi dampak dari peningkatan status vulkanik gunung Agung yang terjadi sejak, Kamis malam (28/6).

Pertemuan ini untuk mengaktifkan kembali tim tanggap darurat, jika warga terdampak erupsi gunung Agung,  kembali menuju Kabupaten Klungkung untuk mengungsi.

" Melihat aktivitas gunung Agung, Kamis malam (28/6), kita juga harus bersiap diri. Kita menyiapkan segala sarana untuk pengungsian dengan segala kelengkapan yang ada, untuk antisipasi jika sewaktu-waktu ada lonjakan kedatangan pengungsi," Ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Jumat (29/6/2018).

Dalam rapat tersebut, Suwirta meminta BPBD Klungkung dan instansi lainnya untuk melakukan pemetaan ke beberapa posko pengungsian, untuk memastikan apakah ada warga yang mengungsi ke Klungkung, Kamis malam (28/6).

Antar instansi juga diminta melakukan koordinasi langkah pertama, untuk menyiapkan GOR Swecapura sebagai pusat pengungsian jika gunung Agung kembali mengalami krisis.

" Kita sudah punya tim dan tinggal diaktifkan lagi. Jangan sampai lambat dalam penanganan pengungsi jika sampai di wilayah Kabupaten Klungkung," Tegas Wabup Made Kasta.

Sementara Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk dengan PVMBG di Pos Pantau G.Agung - Rendang, Karangasem.

"Sementara tremor yang terjadi di gunung Agung telah mereda, meskipun hembusan bahkan debu masih terpantau menyelubungi area udara di Bali," jelas Widiada.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, untuk  mendapatkan segala informasi tentang kedatangan pengungsi terkait dampak aktivitas gunung Agung.

" Sementara di wilayah Klungkung belum ada pengungsi yang masuk. Sempat kita dapat info, ada yang di Pasar Galiran tidur. Tapi setelah kami cek, ternyata nihil," Ungkap Widiada. (Mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help