Suara Palu Kayu di Kalangan Ratna Kanda Menarik Perhatian Pengunjung, Ternyata Ini Yang Dilakukan

Suara tersebut ternyata berasal dari lomba kerajinan berbahan kayu dengan fungsi tempat genta yang diikuti setiap kabupaten di Bali.

Suara Palu Kayu di Kalangan Ratna Kanda Menarik Perhatian Pengunjung, Ternyata Ini Yang Dilakukan
Tribun Bali / I Kadek Supriadi
Para perajin sedang menunjukan keahlianya dalam mengolah kayu, menjadi karya seni tempat genta di kalangan Ratna Kanda, Art Center Denpasar, Jumat (29/6/2018) 

TRIBUN-BALI.COM,DENPASAR - Suara palu kayu dan pahat di kalangan Ratna Kanda pada gelaran PKB Art Center Denpasar, Bali pagi ini, Jumat 29/6/2018 menarik perhatian para pengunjung.

Suara tersebut ternyata berasal dari lomba kerajinan berbahan kayu dengan fungsi tempat genta yang diikuti setiap kabupaten di Bali.

Setiap kabupaten di Bali diwajibkan mengirimkan minimal tiga hingga enam senimannya, namun ada tiga kabupaten yang absen pada lomba ini yakni kabupaten Badung, Tabanan dan Bangli.

Kriteria lomba kali ini berdarsarkan bentuk, desain, dan finishing.

Dimana setiap kesulitan dari keriteria di atas menjadikan nilai tambah yang akan dinilai oleh dewan juri.

Penggunaan bahan alami juga menjadi nilai lebih bagi para peserta, baik cat dan prada yang digunakan.

Menurut Ketut Buda selaku Kordinator lomba, tempat genta dipilih sebagai tema lomba dikarenakan, kerajinan ini sangat minim peminat.

“Biasanya hanya digunakan oleh suliggih dan pedanda”, ujarnya.

Tak hanya sebatas berbentuk seperti dulang, tempat genta bisa juga dikreasikan dengan berbagai bentuk, guna menambah daya tarik peminat kerajinan.

"Saya berharap dengan banyaknya kreasi baru dari tempat genta ini, bisa menambah daya jual tak hanya sebagai tempat genta namun bisa menjadi ornamen hiasan di rumah," tambahnya.(*)

Penulis: I Kadek Supriadi
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help