Simpang Ring Banjar

Relief Pura Dalem Penunggekan Bangli Gambarkan Cerita Setelah Kematian

Banjar Blungbang, di Kelurahan Kawan, Bangli memiliki banyak keistimewaan, seperti di sebelah selatan banjar ini

Relief Pura Dalem Penunggekan Bangli Gambarkan Cerita Setelah Kematian
Istimewa

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Banjar Blungbang, di Kelurahan Kawan, Bangli memiliki banyak keistimewaan, seperti di sebelah selatan banjar ini, yakni di Jalan Merdeka terdapat Pura Dalem Panunggekan.

Di pura ini terdapat relief yang tak biasa, jika biasanya relief terdapat di dalam, pada Pura Dalem Panunggekan berada di luar pura.

Pada relief ini juga terdapat pesan yang menggambarkan bagaimana kehidupan setelah kematian nanti. 

Kelihan Adat Banjar Blungbang, I Putu Rupadana mengungkapkan, substansi ukiran tersebut mencerminkan moral manusia, di mana pada ajaran Hindu, disebut karmapala.

Kata dia, pura ini dibangun pada pukul tahun 1929.

“Relief tersebut menceritakan tentang bima suwarga, yakni kehidupan manusia setelah meninggal. Sebab itulah pada relief terukir mereka yang berkelakuan buruk semasa hidup akan disiksa. Sementara cerminan orang baik semasa hidup, saat punarbawa (reinkarnasi) akan menjadi apa,” jelasnya.

Itulah mengapa kata dia, relief diukir pada pura dalem.

“Tujuannya untuk mengingatkan manusia agar senantiasa hidup dalam jalan Tuhan,” ucapnya.

Terkait penamaan nama banjar, I Putu Rupadana mengungkapkan, disebut Blungbang, karena secara geografis letak wilayahnya berada di cekungan.

Pada masa kerajaan dulu, masyarakat banjar Blungbang kebanyakan bekerja sebagai petani penggarap, di lahan milik keluarga kerajaan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help