Pasca Terpapar Hujan Pasir, PLTS Bangklet Bangli Bakal Datangkan Operator Khusus

Erupsi Gunung Agung pada Senin (2/7/2018) kemarin, membawa dampak berupa hujan pasir hingga wilayah Kabupaten Bangli

Pasca Terpapar Hujan Pasir, PLTS Bangklet Bangli Bakal Datangkan Operator Khusus
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
PLTS Bangklet, Bangli, terpapar hujan pasir pasca erupsi Gunung Agung. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Erupsi Gunung Agung pada Senin (2/7/2018) kemarin, membawa dampak berupa hujan pasir hingga wilayah Kabupaten Bangli.

Seperti yang terlihat di wilayah Desa Kayubihi Bangli, tepatnya di Dusun Bangklet.

Sejumlah ruas jalan kabupaten tampak dipenuhi oleh pasir.

Paparan hujan pasir ini terlihat jelas pada panel-panel di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Bangklet.

Menurut salah seorang staf Perusda Bangli, I Wayan Yusdiantara, 5004 unit panel surya seluruhnya tertutup pasir, dampak dari erupsi Gunung Agung pada Senin (2/7/2018).

Tak hanya menutupi panel, paparan pasir juga menutupi jalanan di areal PLTS Bangklet.

“Ini sudah yang kedua, sebelumnya saat erupsi seminggu lalu juga sempat terdampak. Namun berupa abu. Dan sempat hilang setelah ada hujan, meski demikian beberapa panel masih tampak bekas abunya. Kalau saat ini, materialnya berupa pasir dengan ketebalan mencapai 0,5 milimeter,” sebut Wayan Yusdiantara, Selasa (3/7/23018).

Staf Perusda lainnya bernama Nengah Cahyadi menambahkan, tertutupnya panel surya dikhawatirkan berdampak pada tenaga surya yang mampu dihasilkan.

Menurutnya, jika normalnya dalam sehari mampu menghasilkan 3000 kwh, dengan panel yang terpapar pasir kemungkinan energi yang dihasilkan berkurang, menjadi 1500 hingga 2000 kwh per hari.

“Jalan satu-satunya harus dicuci. Karena pasir ini teksturnya tajam. Jika dibersihkan dengan cara dilap, dikhawatirkan panel surya akan lecet. Jika normalnya hanya membutuhkan 5 ribu liter, kali ini paling tidak dibutuhkan 10 ribu liter air untuk mencuci sebanyak 5004 panel yang terpapar pasir cukup tebal,” ucap Nengah Cahyadi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved