Tumbuh Pesat, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Asal India ke Bali Semakin Melonjak

Di tahun 2017 tercatat sebanyak 290 ribuan wisatawan mancanegara (wisman) yang berasal dari India datang ke Bali

Tumbuh Pesat, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Asal India ke Bali Semakin Melonjak
kompas.com
Penumpang penerbangan perdana Indonesia AirAsia X Melbourne-Bali disambut oleh pengalungan bunga. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Potensi pasaran wisatawan yang berasal dari India sangatlah besar.

Di tahun 2017 tercatat sebanyak 290 ribuan wisatawan mancanegara (wisman) yang berasal dari India datang ke Bali padahal waktu itu belum ada rute penerbangan langsung dari India ke Bali.

Sekarang dengan adanya rute penerbangan langsung dari Bali ke Mumbay, India, tentu akan membuka peluang semakin banyaknya wisman asal India yang datang berkunjung ke Bali.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, peningkatan jumlah wisman terbesar bulan Mei 2018 dibandingkan data bulan sebelumnya di tahun yang sama (m to m) adalah India yang dimana kenaikannya mencapai 38,73 persen.

Jika dibandingkan dengan capaian bulan Mei di tahun 2017 (y to y), peningkatan jumlah wisman asal India tercatat mencapai 60,13 persen.

Namun, jika dilihat berdasarkan persentase kedatangannya, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali adalah wisman dengan kebangsaan Tiongkok 23,32 persen kemudian disusul Australia 19,27 persen kemudian di posisi ketiga menyusul India dengan capaian sebesar 60,13 persen.

Adapun informasi lainnya yang tertuang dalam rilis berita resmi statistik Juli 2018 bahwa secara umum jumlah wisatawan yang datang ke Bali pada bulan Mei 2018 tercatat sebesar 528.512 orang atau mengalami kenaikan sebesar 2,72 persen (m to m).

Secara kumulatif pada periode Januari-Mei 2018, wisman yang datang langsung ke Bali tercatat mencapai 2.348.455 orang, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (y on y), yang tercatat mencapai 2.316.266 orang atau naik sebesar 1,79 persen.

Negara yang mengalami peningkatan jumlah wisman terbesar pada periode Januari-Mei 2018 berasal dari India, yaitu tercatat sebesar 61,56 persen.

Sementara penurunan jumlah wisman terbesar oada periode ini berasal dari Tiongkok sebesar -11,45 persen. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help