Gunung Agung Terkini

Cerita Kepanikan Nenek Laba Saat Erupsi Gunung Agung yang Berujung Kecelakaan, Andy: Kami Siap Bantu

kondisi ekonomi yang kurang mampu, dirinya dan tim berusaha untuk membantu membiayai Wayan Laba jika walaupun menghabiskan puluhan juta.

Cerita Kepanikan Nenek Laba Saat Erupsi Gunung Agung yang Berujung Kecelakaan, Andy: Kami Siap Bantu
istimewa
capture facebook akun Andy Karyasa Wayan. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Andy Karyasa Wayan menginformasikan terkait jatuhnya korban lantaran panik saat peristiwa erupsi Gunung Agung pada Senin (2/7/2018) malam pada di akun Facebooknya.

Saat dikonfirmasi Tribun Bali, pemikik akun Andy Karyasa Wayan membenarkan hal itu.

Andy Karyasa Wayan menulis kronologis korban, Nenek Wayan Laba asal Banjar Untalan.

~Cerita Seputar Pengungsi
"Karena panik, seorang nenek tertimpa motor dan kakinya patah"

Saya rasa semua orang yang tinggal radius terdekat dengan Gunung Agung pasti akan memahami bahwa kepanikan akan sangat dirasakan.

Sama halnya dengan nenek Wayan Laba asal Banjar Untalan ini. Karena letusan Gunung Agung 2 hari lalu, nenek spontan hendak menyelamatkan diri. Namun sebuah motor menimpanya karena buru2.

Saat ini nenek ada di Rumah Sakit Karangasem (ruang Cempaka, kamar 3) dan belum dapat jadwal operasi. sedang berusaha mengurus untuk bantuan dari pemerintah.

Baca: Wajib Tahu Hasilnya, Ini 4 Zat Berbahaya yang Dicurigai BPOM Ada di Jajanan Stan PKB Art Center

Baca: Aman Tidak Jajanan di PKB? Ini Hasil Uji Sampel 16 Makanan yang Dicurigai BPOM

Andy mengaku mendapatkan informasi tersebut dari relawan di Karangasem.

Bahkan ia katakan korban juga merupakan warga kurang mampu yang biasa menjadi target bantuan sosialnya.

"Kejadiannya dua hari lalu itu waktu meletus. Dia panik dan memanggil keluarganya untuk segera mengendarai motor lalu menuju ke tempat aman. Namun, karena motor masih belum distater dan dia (korban) buru-buru terus. Entah bagaimana, motor jatuh menimpanya," kata Andy.

Nenek asal Banjar Untalan, Karangasem ini kini dirawat di Rumah Sakit Karangasem, Ruang Cempaka, Kamar 3.

Andy melanjutkan bahwa kondisi yang menimpa nenek tersebut mengharuskan korban untuk dioperasi.

Dan dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu, dirinya dan tim berusaha untuk membantu membiayai Wayan Laba jika walaupun menghabiskan puluhan juta.

"Saat ini sudah ada di rumah sakit, hanya saja memang nenek ini kurang mampu. Kami dari tim relawan siap dan berupaya membantu meski harus membayar puluhan juta. Kami akan usahakan," jelas Andy. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved