Presiden Bank Dunia Siap Bantu Indonesia Tangani Masalah Lingkungan

Presiden World Bank Jim Yong Kim siap membantu menangani masalah lingkungan di Indonesia, yang juga masalah bagi dunia

Presiden Bank Dunia Siap Bantu Indonesia Tangani Masalah Lingkungan
Tribun Bali/Rino Gale
Suasana diskusi Pemerintah Indonesia yakni Menko Kemaritiman, Menteri Keuangan, Menteri PU dan Perumahan Rakyat, dan Menteri Desa, bersama Presiden World Bank terkait masalah peduli lingkungan, khususnya sampah plastik yang bertempat di Lokasi Hutan Mangrove KLHK, Jalan Bypass Ngurah Rai KM 21, Suwung Kauh, Denpasar pada Jumat (6/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Presiden World Bank Jim Yong Kim siap membantu menangani masalah lingkungan di Indonesia, yang juga masalah bagi dunia.

Hal ini disampaikan Presiden Kim dalam diskusi terkait permasalahan lingkungan di lokasi Hutan Mangrove KLHK, Jalan Bypass Ngurah Rai KM 21, Suwung Kauh, Denpasar, Jumat (6/7/2018).

Presiden Kim mengatakan, misi pertama World Bank adalah mengangkat orang-orang dari kemiskinan, dan kedua adalah mengurangi ketimpangan.

Misi itu suatu hal yang penting dan menjadi tujuan utama, World Bank juga berperan menciptakan keadilan.

"Itu tujuan kami," tutur Presiden Kim.

Dulu ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani bekerja di World Bank, ia bertanggungjawab atas sektor publik untuk seluruh dunia dan melakukan tindakan berbeda.

Juga dijelaskan bagaimana menciptakan peluang sehingga semua orang bisa ikut berpartisipasi untuk mewujudkan masyarakat damai.

"Salah satu contoh, baru-baru ini saya ke Bangladesh mengunjungi pengungsi penduduk Rohingya. SebelumnyaWorld Bank belum pernah mengalokasikan untuk pengungsi, namun di bawah kepemimpinan Sri Mulyani waktu itu, kami mengalokasikan dana khusus untuk pengungsi sekitar 500 juta dollar, yang kami salurkan juga melalui pemerintah Bangladesh," paparnya.

"Ini juga salah satu cara untuk menciptakan masyarakat yang damai dan mengikutsertakan masyarakat untuk berpartisipasi," ungkap Presiden Kim.

Terkait masalah stunting, tambah Presiden Kim, semua masyarakat bisa terlibat dalam program apapun berkaitan hal itu.

"Di sini secara khusus saya terkesan dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Sebagaimana Menko Kemaritiman tadi katakan, tidak bisa dijalankan secara sendiri dan harus bersama. Ini bukan cuma soal ekonomi, tapi juga melibatkan seluruh sektor," tambahnya.

Presiden Kim menambahkan, anak-anak yang mengalami stunting itu, mereka tidak bisa terlibat dalam ekonomi Indonesia, tidak bisa terlibat ekonomi global, jika produktivitas mereka menurun, dan mereka akan mengalami penurunan instabilitas, sehingga bisa menciptakan ketidakadilan.

"Ini pentingnya kita lakukan secara terpadu," ujarnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved