Dipanggil-panggil Hanya Terdiam, Ini Penjelasan Polisi Soal I Ketut Tinggal

Saat cuaca sekitar mendung hingga turun gerimis. Namun pria berusia 68 tahun itu masih tetap duduk bersandar di tempatnya.

Dipanggil-panggil Hanya Terdiam, Ini Penjelasan Polisi Soal I Ketut Tinggal
istimewa
Sejumlah warga dan petani mencoba membangunkan I Ketut Tinggal, namun usaha itu tidak berhasil. ternyata petani 68 tahun itu sudah meninggal dunia, Sabtu (7/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Duduk bersandar di tepi sawah, I Ketut Tinggal seperti petani lainnya yang tengah beristirahat usai bertani Sabtu (7/7/2018).

Namun, saat gerimis terjadi, I Ketut Tinggal tak beranjak dari tempat dirinya bersandar.

Wayan Rika, rekan Ketut Tinggal curiga dan menghampiri. Saat dipanggil-panggil, petani asal Banjar Serokadan, Kecamatan Susut ini hanya diam.

Baca: Tantangan dan 7 Poin Penting di Balik Kejuaran Menembak di Lingkungan Polda Bali

Baca: Strikernya Pulih, Pelatih Persebaya Tantang Main Terbuka dan Singgung Nama Spaso

Wayan Rika akhirnya memanggil petani lain, Ni Nyoman Tempo untuk memastikan kondisi Ketut Tinggal.

Namun, saat dicek ternyata petani yang juga pensiunan guru tersebut telah meninggal dunia.

Berdasarkan informasi di lapangan, pada pukul 06.00 wita, Ketut Tinggal terlihat menjalani kesehariannya di sawah.

Berselang tiga jam kemudian, cuaca sekitar mendung hingga turun gerimis.

Namun oleh petani lain bernama I Wayan Rika, pria berusia 68 tahun itu masih tetap duduk bersandar di tempatnya.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi membenarkan peristiwa itu. Berdasarkan pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Dari pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas Susut II, diduga korban mengalami serangan jantung.

"Kesimpulan petugas medis dari pemeriksaan tadi, diduga korban meninggal karena syok Kardiogenik atau jantung. Saat ini jenazah sudah diserahkan pada pihak keluarga, dan mereka menolak untuk dilakukan proses autopsi," jelasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved