Ketut Suarjana Kepergok Curi Topeng Antik Bernilai Jutaan Rupiah, Terancam 5 Tahun Penjara

Ketut Suarjana (24) kini terancam mendekam di balik jeruji besi selama kurang lebih 5 tahun lamanya.

Ketut Suarjana Kepergok Curi Topeng Antik Bernilai Jutaan Rupiah, Terancam 5 Tahun Penjara
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
KBO Reskrim Polres Buleleng, Iptu Dewa Putu Sudiasa menunjukkan barang bukti berupa topeng senilai Rp 10 juta yang dicuri oleh pelaku Suarjana pada Sabtu (7/7). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Ketut Suarjana (24) kini terancam mendekam di balik jeruji besi selama kurang lebih 5 tahun lamanya.

Ia terbukti mencuri sebuah topeng bernilai jutaan rupiah, yang dipajang di rumah milik seorang warga bernama Ayu Triana, yang terletak di Lingkungan Sangket, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kapolsek Sukasada, Kompol Gede Juli menjelaskan, kasus pencurian ini terjadi pada Senin (11/6) sekitar pukul 14.00 Wita, saat kondisi rumah dalam keadaan kosong atau sepi.

Pelaku Suarjana pun lantas menggunakan kesempatan itu untuk mencuri topeng yang dipajang di teras rumah korban.

Tak butuh waktu lama, rumah yang tidak memiliki pagar itu dengan mudah dimasuki oleh pelaku Suarjana.

Ia masuk melalui pekarangan rumah, lalu bergegas mengambil topeng tersebut.

Nahas, aksi pencurian ini baru diketahui oleh sang pemilik rumah pada Kamis (14/6) sekitar pukul 15.00 Wita.

Dimana saat itu, Komang Widiarawan selaku anak kandung Ayu Triana datang untuk mengecek rumah orangtuanya.

Setibanya di rumah bergaya joglo itu, Komang Widiarawan sontak dibuat terkejut ketika melihat topeng yang dipajang telah raib.

Tak terima dengan kejadian yang menimpanya, Widiarawan bersama ibunya pun bergegas melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Sukasada.

Atas laporan tersebut, aparat kepolisian sektor Sukasada pun bergerak menuju ke TKP, untuk melakukan penyelidikan.

Beruntung, di sekitar rumah korban terdapat kamera pengawas (CCTV).

Kamera tersebut merekam secara jelas aksi yang dilakukan oleh pelaku Suarjana. Hingga akhirnya ia berhasil ditangkap pada Rabu (28/6) sekitar pukul 15.00 Wita, di kediamannya Jalan Lapang Baru, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng.

"Menurut korban sih, harga topeng itu Rp 10 juta. Karena mahal dan termasuk antik sehingga pelaku tergiur untuk mencurinya. Namun sampai pelaku ditangkap, topeng belum sempat dijual," kata Kompol Juli sembari mengatakan,
pelaku Suarjana kini dijerat dengan pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved