Citizen Journalism

Benarkah Kandungan Likopen pada Tomat Bisa Memperbaiki Kualitas Sperma? Ini Penjelasannya

Masih sering menjadi perdebatan di masyarakat tentang penggolongan tomat pada kelompok sayuran ataukah buah-buahan

Benarkah Kandungan Likopen pada Tomat Bisa Memperbaiki Kualitas Sperma? Ini Penjelasannya
net
tomat 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Masih sering menjadi perdebatan di masyarakat tentang penggolongan tomat pada kelompok sayuran ataukah buah-buahan.

Sebagian berpendapat bahwa tomat memiliki biji, sehingga masuk dalam kelompok buah-buahan.

Namun para pakar kuliner menyebut tomat termasuk kelompok sayur-mayur, karena fungsinya lebih sering digunakan sebagai bumbu dan hidangan sayur.

Terlepas dari konflik abadi tersebut, tomat ternyata memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa lebih dari sekadar sumber vitamin dan mineral.

Data Susenas Badan Pusat Statistik (2017) menunjukkan, konsumsi rata-rata tomat per orang per minggu mengalami peningkatan, dari tahun 2015 sebanyak 0,080 kg menjadi 0,085 kg pada tahun 2016.

Dan tomat menjadi salah satu sayuran favorit yang banyak dikonsumsi penduduk Indonesia selain bayam, kangkung, kacang panjang dan terong.

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) umumnya dikonsumsi segar tanpa atau dengan pengolahan terlebih dahulu.

Kandungan air yang tinggi yakni sekitar 93%, menyebabkan tomat cepat busuk, sehingga sering diolah menjadi produk pangan agar memiliki umur simpan yang lebih lama, seperti saos.

Selain kaya akan vitamin A dan C, tomat merupakan sumber utama likopen.

Antioksidan Likopen versus ROS

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help