Siap Hadapi Filanesia Festival 2018, Ini Tekad Pemain Bali United U-16 I Made Tito Wiratama

Pemain Bali United U-16, I Made Tito Wiratama (14), ingin berikan permainan terbaik di Filanesia Festival 2018

Siap Hadapi Filanesia Festival 2018, Ini Tekad Pemain Bali United U-16 I Made Tito Wiratama
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
I Made Tito Wiratama saat ditemui Tribun Bali di Lapangan Gelora Trisakti , Kuta, Bali, Jumat (6/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemain Bali United U-16, I Made Tito Wiratama (14), ingin berikan permainan terbaik di Filanesia (Filosopi Sepakbola Indonesia) Festival 2018, yang rencananya akan berlangsung tanggal 10-15 Juli 2018 di Sawangan, Depok.

Tito menyambut hangat sapaan Tribun Bali saat menghampirinya.

Pemuda berkulit sawo matang tersebut menceritakan tekadnya di Filanesia Festival 2018 yang beberapa hari lagi akan bergulir.

“Tekadnya di Filanesia ini ngasih yang terbaik saja dulu buat Bali United, sama main sebaik mungkin. Filanesia ini kan uji coba sekalian persiapan untuk liga, fokusnya masih di liga,” katanya di Lapangan Gelora Trisakti, Kuta, Bali, Jumat (6/7/2018).

Ia menilai turnamen pra musim menjelang liga 1 U-16 ini merupakan turnamen yang bagus untuk mengasah kemampuan dirinya, serta dapat menumbuhkan chemistry dalam tim Bali United U-16.

“ Kalau tanggapannya, turnamen ini bagus untuk mengasah diri persiapan liga 1 U-16, biar chemistry tim itu ada,” ucapnya.

Mengikuti Filanesia Festival 2018 merupakan pengalaman pertamanya, hal itu membuat ia senang karena dapat mewakili tim Bali United sekaligus mengasah kemampuannya.

“Iya ini pertama kali, perasaanya seneng sekali, apalagi ini kan uji coba bukan mewakili tim-tim daerah lagi, tapi sudah klub Bali United, di sana lawannya juga klub-klub liga 1, pasti senang bisa nambah-nambah teman dan juga mengasah kemampuan diri sendiri,“ tutur pemuda kelahiran 31 Juli 2003.

Beberapa kekurangan pun masih dirasakannya dalam tim Bali United U-16, ia berpendapat chemistry  dalam tim perlu ditambah lagi.

Sedangkan untuk strategi dalam bermain ia mengaku tidak memiliki kendala dalam memahaminya.

“Karena ini ada beberapa temen yang baru dari luar, pasti chemistry tim harus ditambah lagi. Kalau strategi, pelatih juga ngasih tahunya gampang, jadi pemain itu mudah mengerti, tinggal chemistry-nya saja yang kurang,” ungkapnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help