Kebakaran Kapal di Pelabuhan Benoa

13 ABK Diperiksa Kapolsek Benoa Sebut Sumber Api dari Mesin Kapal, Sore Ini Api Kembali Menjalar

Hingga saat ini sebanyak 13 ABK (anak buah kapal), termasuk salah satu orang kapten kapal dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

13 ABK Diperiksa Kapolsek Benoa Sebut Sumber Api dari Mesin Kapal, Sore Ini Api Kembali Menjalar
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Api kembali menjalar di salah satu kapal yang sudah terbakar sebelumnya, Selasa (10/7/2018) sekitar pukul 17.20 wita sore ini. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hingga saat ini sebanyak 13 ABK (anak buah kapal), termasuk salah satu orang kapten kapal dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

"Satu itu kapten kapal, tapi kapten itu tidak ikut di dalamnya, sedangkan dua orang penjaga mesin, kemudian dua lagi penjaga dek dan delapan lagi penjaga dari pada ABK," ujar Kapolsek Benoa Kompol Ni Made Sukerti, Selasa (10/7/2018).

Ia mengatakan, berdasarkan hasil keterangan saksi, sumber api berasal dari kapal milik PT AKFI.

Baca: ABK KM Sanjaya Ini Ditemukan Tewas Saat Insiden Kebakaran di Benoa, Ini Hasil Visum Luarnya
 

Baca: ABK Kapal KM Sanjaya Tewas Sebelum Insiden Kebakaran Besar di Benoa, Begini Kronologisnya
 

Sumber api dari KM Cilacap Jaya Karya ini kata dia masih dilakukan pengecekan, dan untuk memastikan pengecekan di TKP dilakukan pengurangan air yang ada di dalam kapal.

"Mengingat seperti apa keterangan saksi itu ada api dari mesin," katanya.

Ia mengatakan, waktu ABK itu mengetahui lampu mati, yang bersangkutan berteriak dan penjaga mesin segera melakukan pengecekan mesin yang ada di sana.

"Dari hasil pengecekan ditemukan ada titik api disana (mesin kapal). Sumber api sesuai dari saksi dari mesin," katanya.

Kendati demikian, tetap dilakukan pemeriksaan labforensik dari Mabes Polri, cabang Polresta Denpasar.

Halaman
12
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help