Kebakaran Kapal di Pelabuhan Benoa

ABK di Pelabuhan Benoa : ‘Saya Ke Kamar Mesin, Sudah Ada Api Menyala’

Sekitar pukul 11.00 Wita, asap yang membumbung tersebut dapat diamati dari ketinggian Bukit Goa Gong, Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR  - Seorang ABK yang jadi saksi mata kebakaran puluhan kapal di Pelabuhan Benoa, Senin (10/7/2018), Supriyanto, mengaku pertama melihat api menyala di mesin kapalnya.

ABK asal Pemalang, Jawa Tengah, ini bekerja di Kapal Cilacap Jaya Karya.

Ia bertugas di bagian mesin kapal.

Supri --panggilan akrabnya-- menuturkan, sekitar pukul 00.00 Wita, ia cukup pulas tertidur di atas kapal tempatnya bekerja.

Sekitar dua jam berselang, Supri terbangun dikarenakan lampu penerangan padam.

Baca: Nasib Para ABK Yang Kapalnya Terbakar di Pelabuhan Benoa, Kini Hanya Punya Pakaian di Badan

"Terus saya ke kamar mesin. Saya lihat sudah ada api menyala," ungkapnya di hadapan petugas kepolisian di lokasi kejadian, kemarin pagi.

Api dengan cepat membesar di KM Cilacap Jaya Karya.

Ditambah angin kencang yang berhembus membuat api langsung merembet ke kapal lain yang berada di sebelahnya.

Kondisi di lapangan memang diketahui bahwa kapal-kapal saat itu berdempetan atau berhimpitan.

Kebakaran sejumlah kapal di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa Bali, Senin (9/7/2018) dinihari.
Kebakaran sejumlah kapal di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa Bali, Senin (9/7/2018) dinihari. (Tribun Bali / Zaenal Nur Arifin)

"Waktu tahu api menyala, sempat dipadamkan dengan tabung alat pemadam kebakaran serta lepaskan tali kapalnya," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved