Beredar di Medsos, Mata Merah karena Main Ponsel Sambil Tiduran, Ini Penjelasan Dokter

Disebutkan bahwa mata merah akibat pembuluh darah pecah karena bermain ponsel dengan posisi tidur.

Beredar di Medsos, Mata Merah karena Main Ponsel Sambil Tiduran, Ini Penjelasan Dokter
Foto mata merah yang beredar di medsos dan grup WhatsApp 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA –  Sebuah pesan berantai dan unggahan status di media sosial yang memuat foto anak dan seorang wanita dengan mata merah menyebar luas.

Penyebaran foto itu diikuti dengan peringatan bahwa mata merah pada foto itu akibat terlalu sering bermain ponsel sehingga menyebabkan pembuluh darah pada mata pecah.

Sementara, pesan yang beredar melalui grup percakapan juga tak jauh berbeda.

Disebutkan bahwa mata merah akibat pembuluh darah pecah karena bermain ponsel dengan posisi tidur.

Pesan berantai yang menyebar melalui grup percakapan bahwa mata merah akibat main hp sambil tiduran adalah hoaks.

Benarkah informasi yang disebutkan dalam pesan dan unggahan media sosial itu?

Dokter Spesialis Mata, dr. Ferdiriza Hamzah, Sp.M, membantah informasi itu.

Ia memberikan penjelasan melalui unggahan Twitter-nya, @ferdirivahamzah, Senin (9/7/2018). “Mega super duper gigantic humongous HOAX,” twit dr. Ferdiriza.

Saat dikonfirmasi langsung oleh Kompas.com, ia juga menyatakan bahwa informasi itu tidak benar.

Selanjutnya, Ferdiriza menjelaskan, selaput mata yang memerah disebut sebagai subconjunctival bleeding.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help