Serba Serbi

Berikut Warisan Budaya di Denpasar Yang Harus Terus Dijaga dan Dilestarikan

Budaya sejarah ada delapan situs yaitu Puri yang ada di Denpasar seperti Puri Kesiman, Puri Pemecutan.

Berikut Warisan Budaya di Denpasar Yang Harus Terus Dijaga dan Dilestarikan
Tribun Bali/ Net
Museum Bali Renon 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Mataram dalam rapat Ranperda tentang Pelestarian Budaya di Ruang Pertemuan DPRD Kota Denpasar mengatakan bahwa ada dua jenis warisan budaya yaitu benda dan tak benda.

Hal ini diatur dalam Perda Cagar Budaya Nomor 11 tahun 2010 dan ada Perda Nomor 12 tahun 2015 tentang pengelolaan cagar budaya.

"Warisan budaya kebendaan tersebut berupa benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, situs cagar budaya, kawasan cagar budaya, dan struktur cagar budaya," kata Maratam, Selasa (10/7/2018) siang.

Di Denpasar ada tiga kawasan budaya, yaitu budaya arkeologi ada 14 situs mulai dari Pegiyanyangan Pura Sukun, Pura Mas Pait, Pura Blanjong, dan Pura Sakenan.

Persiapan menyambut piodalan di Pura Sakenan yang hampir rampung. Tampak seorang anak kecil berjalan memasuki areal Utama Madya Pura Sakenan untuk Ngalunga Bhatara, Jumat (19/2/2016) sore.
Persiapan menyambut piodalan di Pura Sakenan yang hampir rampung. Tampak seorang anak kecil berjalan memasuki areal Utama Madya Pura Sakenan untuk Ngalunga Bhatara, Jumat (19/2/2016) sore. (Tribun Bali/I Made Ardhilangga Ismayana)

Budaya sejarah ada delapan situs yaitu Puri yang ada di Denpasar seperti Puri Kesiman, Puri Pemecutan.

Serta ada dua museum yaitu Museum Bali, Museum Le Mayeur, hotel ada Hotel Inna Bali Hotel dan Institusi yaitu Universitas Kebudayaan tahun 1959.

Museum Bali di Denpasar, Bali, Rabu (5/3/2014)
Museum Bali di Denpasar, Bali, Rabu (5/3/2014) (Tribun Bali/Ni Ketut Sudiani)

"Tak benda ada peristiwa Puputan Badung," imbuhnya.

Budaya pemukiman ada delapan yaitu pemukiman lokal dan nonlokal.

Pemukiman lokal yaitu Desa Pakraman Peguyangan, Desa Pakraman Denpasar, Desa Pakraman Kesiman, dan Desa Pakraman Intaran.

Pemukiman non lokal yaitu Kampung Jawa, Arab, Cina (Pecinan), dan Bugis.

Selain itu warisan budaya tak benda berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 2017 ada 10 objek pemajuan kebudayaan yang perlu dilestarikan yaitu sebagai berikut :

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved