Puluhan Ortu Siswa Geruduk SMAN 1 Abiansemal Karena Tak Terima Anaknya Tak Lolos PPDB

Tia memberikan sinyal memberikan restu ada penambahan siswa dan menggunakan kelas sore.

Puluhan Ortu Siswa Geruduk SMAN 1 Abiansemal Karena Tak Terima Anaknya Tak Lolos PPDB
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika dan Kepala Dinas Pendidikan (kadisdik) Bali Tjokorda Istri Agung (TIA) Kusuma Wardhani 

TRIBUN-BALI.COM – Puluhan orangtua siswa mendatangi SMAN 1 Abiansemal pada Senin (9/7/2018) siang.

Mereka tak terima anaknya tak masuk ke sekolah negeri satu-satunya di Abiansemal ini.

Aksi para wali murid ini mendapat perhatian Kepala Dinas Pendidikan (kadisdik) Bali Tjokorda Istri Agung (TIA) Kusuma Wardhani yang menemui langsung para ortu.

Tia memberikan sinyal memberikan restu ada penambahan siswa dan menggunakan kelas sore.

Pantauan lokasi, orangtua siswa berharap anak-anak mereka masih bisa diterima di SMA negeri ini.

Pasalnya, pada tahun ajaran baru ini, SMA Negeri 1 Abianemal hanya menerima  9 rombongan belajar (Rombel) dengan jumlah siswa sebanyak 324 siswa.

Perwakilan orangtua siswa kemarin mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Kepala SMAN 1 Abiansemal Made Kupasada.

SMAN 1 Abiansemal
SMAN 1 Abiansemal (Tribun Bali / I Komang Agus Aryanta)

Kepala SMAN 1 Abiansemal Made Kupasada menegaskan sekolah akan tetap berpegang teguh pada ketentuan yang berlaku.

Namun, bila ada kebijakan dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali, maka pihaknya siap menambah daya tampung dan menerima siswa yang tercecer dengan catatan pembukaan double kelas pagi dan sore.

“Sesungguhnya daya tampung kami terbatas, sesuai dengan Permendikbud hanya 36 orang dalam satu rombel. Tapi kalau ada kebijakan kami siap menambah daya tampung dengan catatan pihak Provinsi menjamin agar kami tidak disalahkan nantinya,” tegasnya.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help