Begini Persiapan Atlet Atletik NPC Denpasar, Iwan Cahyadi Hadapi Peparprov 2018
Persiapan Atlet Atletik NPC Denpasar, Iwan Cahyadi menghadapi Peparprov Bali 2018
Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi | Editor: Irma Budiarti
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Persiapan Atlet Atletik National Paralympic Committee (NPC) Denpasar, Iwan Cahyadi menghadapi Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Bali 2018, yang rencananya akan digelar pada 17-22 September 2018.
Iwan terlihat sedang melakukan latihan bersama beberapa atlet NPC Denpasar lainnya.
Ia tampak melakukan stretching, pemanasan maupun latihan beban karet untuk memperkuat otot lengan atas.
Pria berusia 34 tahun ini menyambut hangat sapaan Tribun Bali yang menghampirinya.
Ia mengatakan akan turun di kategori tuna netra lempar cakram, tolak peluru, dan lempar lembing saat Peparprov Bali 2018 nanti.
Ia menuturkan, masih melakukan latihan secara rutin bersama atlet NPC Denpasar lainnya, untuk persiapan menghadapi event olahraga provinsi itu.
Ia melakukan latihan sebanyak 5 kali seminggu.
Iwan pun masih memperdalam teknik lempar, ia mengatakan baru memahami 60 persen teknik tersebut.
“Teknik yang masih perlu diperdalam lagi sih, apalagi saya pertama kali ikut atletik kan, terus untuk peraga itu kadang-kadang bingung juga bentuknya seperti apa, hasil akhirnya bagaimana, cari posisi yang paling enak saja, posisi enak lemparnya. Sekarang teknik yang saya pahami 60 persen,” katanya ketika ditemui di Gor Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (11/7/2018).
Ia menambahkan, kendala yang ia alami saat latihan teknik ialah bagian finishing.
“Untuk belakangan sih gak terlalu, cuma teknik akhirnya, finishing saja,” ucapnya.
Agar latihan dapat berjalan dengan baik, ia pun menjaga pola makan agar kondisi fisik tetap fit saat latihan.
Ia juga memaparkan makan dan minuman yang ia kurangi.
“Mungkin jauh dari es dulu, makanan yang pedas juga dikurangi, yang lainnya normal saja. Kalau saya ngerasa berpengaruh pas badan lagi panas saat minum es kayaknya langsung ngedrop, saya pernah kejadian seperti itu, langsung kayak panas dingin gitu dan muncul radang tenggorokan,“ papar pria yang tinggal di Denpasar ini.
Selain mengurangi minuman es dan makanan pedas, ia juga mengurangi begadang yang berdampak kurang baik bagi kondisi fisiknya.
Iwan mengatakan bahwa pelatihnya memberikan target di Peparprov Bali 2018 nanti.
“Target dari pelatih lempar lembing itu harus di atas 33 meter, kalau di tolak peluru 10-12 meter, lempar cakram 25-30 meter,” katanya.
Ia juga menargetkan dirinya menjadi juara di kategori-kategori yang ia ikuti di Peparprov Bali 2018.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/iwan-cahyadi_20180712_175132.jpg)