Helm Hilang di Parkiran Khusus Panitia PKB

Salah seorang wartawan mengaku kehilangan helm saat parkir di tempat parkir khusus

Helm Hilang di Parkiran Khusus Panitia PKB
Tribun Bali/Putu Supartika
Parkis khusus panitia dan wartawan di PKB ke-40. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah seorang wartawan sebuah surat kabar di Kota Denpasar, Novi mengaku kehilangan helm saat parkir di tempat parkir khusus panitia maupun wartawan, di Art Center Denpasar.

Di tempat parkir tersebut, penjagaan cukup ketat.

Selain itu, pintunya juga agak tertutup karena hanya orang tertentu yang dalam hal ini panitia, wartawan, maupun penampil saja yang bisa masuk.

Kejadiannya berawal saat ia datang ke perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB), Rabu (11/7/2018) malam, sekitar pukul 20.00 Wita.

"Saya balik sekitar pukul 21.00 Wita dan helm saya sudah hilang. Padahal saya parkirnya di dekat pos penjagaan," katanya.

Helm miliknya digantung di jok motor, selain itu motornya juga dipasang alarm.

Menurut Novi, ketika ada yang memainkan motornya, alarm akan berbunyi.

"Saya sih tidak apa-apa, tapi kasian kan kalau terulang lagi dan orang dari jauh yang pentas atau crew yang parkir di sana hilang helmnya," imbuhnya.

Karena di tempat itu ia melihat ada pecalang berjaga, ia pun melaporkan kejadian itu kepada pecalang.

Pecalang itu hanya menjawab bahwa dirinya baru saja berjaga dan tidak tahu apa-apa.

Dikonfirmasi ke Kepala UPT Taman Budaya Art Center Denpasar, I Gusti Agung Ngurah Diputra, penjaga di tempat parkir tersebut kewalahan karena harus menjaga ribuan kendaraan, sehingga tidak bisa memantau satu-persatu.

"Kalau helmnya mahal dibawa masuk saja, tidak ada penitipan helm di sana, dan yang dijaga kan ribuan motor. Teman kami yang parkir di depan (Gedung Ksirarnawa) aja hilang helmnya, dan spionnya juga hilang," kata Diputra saat ditemui di ruangannya, Kamis (12/7/2018).

Ia juga mengajak semua orang untuk menjaga barang bawaannya, agar tidak semua menjadi tanggung jawab pihak Taman Budaya.

"PKB ini kan menjadi tanggung jawab tim. Taman Budaya juga bertanggung jawab terhadap sound system dan lighting. Sampai capek kami jawab kemarin pas rapat di Disbud. Kami tidak menyalahkan siapa-siapa," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved