Ketika Dewi Sita Diculik Rahwana Hanoman Menyusul ke Alengka

Atas kedatangan Hanoman, terjadi keributan di Alengka dan Hanoman pun ditangkap lalu dibakar.

Ketika Dewi Sita Diculik Rahwana Hanoman Menyusul ke Alengka
Tribun Bali / Putu Supartika
Penampilan Dramatari Wayang Wong dari SMK Negeri 4 Bangli 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Ketika Dewi Sita diculik Rahwana, Sang Rama mengutus Hanoman untuk memastikan keberadaan Sita ke Alengka.

Sesampainya di Alengka, ternyata benar Dewi Sita ada di sana.

Atas kedatangan Hanoman, terjadi keributan di Alengka dan Hanoman pun ditangkap lalu dibakar.

Dengan kekuatannya, dirinya bisa lepas dan membakar balik Kerajaan Alengka.

Begitulah gambaran singkat pementasan Dramatari Wayang Wong dari SMK Negeri 4 Bangli yang dipentaskan di Kalangan Angsoka, Kamis (12/7/2018).

"Kita mengambil lakon Hanoman Duta dengan babonnya kami ambil dari cerita Ramayana," kata Koordinator pementasan, Putu Dedi Puspantara.

Nilai yang ingin diangkat atas penampilan ini yaitu api kemarahan dari Rahwana bisa dinetralisir api kejujuran Hanoman.

Untuk pementasan ini diturunkan 40 orang yang terdiri atas 15 penari dan 25 penabuh. 

Perbedaan penampilan SMK Negeri 4 Bangli dengan penampilan Wayang Wong biasa, menurut Dedi yaitu terletak pada tabuh yang biasanya menggunakan gender wayang, diganti dengan selonding.

"Kami memasukkan selonding, tari kayonan api, dan juga bondres," katanya.

Sekolah ini setiap tahun selalu tampil dalam ajang PKB, dan di PKB ke-40 ini menampilkan tiga garapan yaitu wayang babad, tampil saat pawai pembukaan PKB, dan wayang wong ini. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved