Lambourne Berbagi Kisah tentang Inovasi Digital Bagi Pemberdayaan Perempuan

Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bali mengikuti sesi diskusi di Ke{m}Bali Innovation Hub

Lambourne Berbagi Kisah tentang Inovasi Digital Bagi Pemberdayaan Perempuan
Tribun Bali/Widyartha Suryawan
Ms Julie-ann Lambourne saat mengisi sesi diskusi tentang inovasi digital untuk dampak sosial di Ke{m}Bali Innovation Hub Seminyak, Kuta, Badung, Kamis (12/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bali mengikuti sesi diskusi di Ke{m}Bali Innovation Hub Seminyak, Kuta, Badung, Kamis (12/7/2018).

Mereka mendapat kesempatan untuk mendengarkan kisah inspiratif dari seorang inovator sekaligus sosiopreneur asal Australia, Ms Julie-ann Lambourne.

Dalam kegiatan tersebut, Ms Lambourne berbagi tentang inovasi digital untuk dampak sosial.

Ia menceritakan kisahnya ketika membantu perempuan asli Australia (Suku Aborigin dan Torres Strait Islands), yang masih tradisional dan berada di lingkungan patriarki.

Ms Lambourne menggunakan pendekatan teknologi yang disebut enVizion pada aktivitas sosialnya itu.

Dengan teknologi tersebut, ia merancang dan mengembangkan Virtual Reality Training Bus pertama di dunia.

Ia memberikan pelatihan-pelatihan agar perempuan pribumi Australia lebih berdaya.

"Gerakan ini sebenarnya untuk pemberdayaan perempuan Aborigin dan Torres Strait Islands di Australia agar melek teknologi. Sehingga pada akhirnya mereka bisa mengakses pelatihan kejuruan dengan metode baru dan inovatif," kata Ms Lambourne.

"Mereka juga kami berikan pelatihan dan keahlian agar bisa memperoleh pekerjaan. Atau bahkan bisa membuat usaha sendiri," imbuhnya.

Kedatangan Ms Lambourne di Bali merupakan salah satu rangkaian kunjungannya di Indonesia setelah sebelumnya menjadi pembicara di Surabaya dan Jakarta.

Di Bali, ia difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Bali.

Kunjungan Lambourne di Indonesia bertepatan dengan berlangsungnya National Aborigines and Islanders Day Observance Committee (NAIDOC) Week.

Itu merupakan sebuah pekan perayaan budaya dan pencapaian masyarakat Aborigin dan Torres Strait Islands di Australia.(*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help