Polri Kejar Kelompok Bersenjata di Papua Karena Banyak Aksi Penembakan

Polri terus melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB)

Polri Kejar Kelompok Bersenjata di Papua Karena Banyak Aksi Penembakan
dok. Pengdam 17 Cenderawasih via KOMPAS.com
Pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU ditembaki orang tak dikenal di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Jumat (22/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Polri terus melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan penembakan menjelang Pilkada Papua 2018 beberapa waktu lalu.

Polri menyatakan, secara umum situasi di Kabupaten Nduga aman dan kondusif.

"Kamis tanggal 12 Juli 2018, pasca-serangkaian kasus penembakan yang terjadi di Kabupaten Nduga jelang Pilkada, Polda Papua melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang ada di Kabupaten Nduga," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Syahar Diantono dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (12/7/2018).

Syahar menuturkan, pengejaran tersebut terkait kasus penembakan pesawat, dan pembunuhan terhadap tiga warga sipil dan satu orang anak mengalami luka bacok.

Ia juga mengatakan, berita yang beredar di media sosial soal KKB yang mengklaim diserang oleh TNI dan Polri adalah bohong atau hoaks.

"Terkait beredarnya berita KKB mengklaim diserang TNI-Polri yang beredar pada media sosial dipastikan tidak benar, dan menegaskan bahwa hari ini situasi di Kabupaten Nduga dalam keadaan aman dan kondusif," tutur Syahar.

Pada Jumat (22/6/2018) lalu, terjadi penembakan terhadap pesawat Dimonim Air asal Timika dengan pilot Captain Kasta Gunawa dan co-pilot Irena Nur Fadila yang membawa 17 personel BKO Brimob Pam Pilkada Gubernur Papua.

Akibat kejadian tersebut pergelangan kaki kanan co-pilot terkena serpihan peluru dan pada bagian depan pesawat terkena tembakan.

Kemudian, pada Senin (25/6/2018) pukul 09.50 WIT, penembakan dilakukan oleh KKB di Bandara Keneyam terhadap pesawat Twin Otter Trigana Air PK-YRU rute Wamena-Keneyam, yang membawa 15 orang anggota Brimob BKO Kabupaten Nduga untuk melaksanakan pengamanan pilkada di Kabupaten Nduga.

Selain itu, terjadi penembakan terhadap tiga warga sipil yang menjadi korban tewas dan satu orang anak mengalami luka berat.

Lalu, pada Jumat (6/7/2018), terjadi penembakan terhadap personel Brimob yang tengah mengamankan Bandara Keneyam.

Adapun pada Rabu (11/7/2018) kemarin, terjadi penembakan terhadap helikopter Polri dan tak lama kemudian terjadi kontak senjata antara personel Brimob dan KKB.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Banyak Penembakan, Polri Terus Kejar Kelompok Bersenjata di Papua

Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved