Saat Tommy Dipenjara Kasus Pembunuhan Hakim Agung 2002, Pesan Soeharto: Sabar, Sing Sabar

Najwa Shihab juga menyinggung keputusan Tommy Soeharto membentuk partai politik baru yang bernama Partai Berkarya

Saat Tommy Dipenjara Kasus Pembunuhan Hakim Agung 2002, Pesan Soeharto: Sabar, Sing Sabar
Tommy Soeharto dan Soeharto 

TRIBUN-BALI.COM- Jurnalis dan presenter, Najwa Shihab, memang punya aura tersendiri untuk membuat orang blak-blakan saat diwawancarai.

Dirinya menjadi perhatian masyarakat karena kerap tampil tegas di depan kamera saat membawakan acaranya, Najwa Shihab.

Tak jarang putri ulama besar Indonesia Quraish Shihab, membuat politisi ketar-ketir saat tampil di acaranya.

Baca: Video Diduga Oknum Perwira Polda Aniaya Ibu dan Anak di Supermarket, Sang Ibu Sampai Bersimpuh

Hal yang sama kembali terjadi

Pertanyaan mengejutkan dilontarkan Najwa Shihab di acara Mata najwa, Trans 7 yang menghadirkan bintang tamu Soeharto'>Tommy Soeharto, Rabu (11/7/2018).

Najwa Shihab yang mewawancarai Soeharto'>Tommy Soeharto di kediaman keluarga Cendana, langsung menanyakan kasus pembunuhan yang pernah menjerat putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu pada 2002 silam.

Najwa Shihab juga menyinggung keputusan Soeharto'>Tommy Soeharto membentuk partai politik baru yang bernama Partai Berkarya.

"Embel-embel narapidana pembunuhan, sebagai ketua umum partai, berat tidak sih embel-embel napi pembunuhan di nama anda?" tanya Najwa Shihab.

"Tidak, karena memang sudah dijalankan. Secara hukum juga sudah bebas murni dan MK sudah memutuskan bebas murni. Kalau ada masyarakat yang mengaitkan seperti itu ya boleh-boleh saja. Itu hak mereka," kata Soeharto'>Tommy Soeharto.

"Selama persidangan, tidak ada saksi yang memberatkan saya. Yang menyatakan bahwa saya pelakunya atau dalangnya. Tak ada satu pun," tambahnya.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help