Berita Banyuwangi

BMX Banyuwangi Jadi Ajang Terakhir Timnas Sebelum Asian Games

Banyuwangi Internasional BMX resmi digelar, selama dua hari, 14-15 Juli

BMX Banyuwangi Jadi Ajang Terakhir Timnas Sebelum Asian Games
Surya/Istimewa
Pembalap timnas Rio Akbar saat beraksi di BMX International Banyuwangi. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Banyuwangi Internasional BMX resmi digelar, selama dua hari, 14-15 Juli.

Sebanyak 225 atlet BMX dari lima negara berkompetisi menjadi yang terbaik di Sirkuit Muncar, Banyuwangi.

Balapan yang telah masuk kalender rutin Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) ini, melombakan 16 kelas mulai usia 5-6 tahun hingga kategori elite men dan elite women.

Tim nasional Indonesia menerjunkan lima peserta terbaiknya yang akan berlaga dalam dua kelas bergengsi yang dilombakan.

"Banyuwangi International BMX Competition adalah event terakhir untuk try in kami. Setelah ini kami akan kembali ke Jakarta dan fokus di sana. Selanjutnya kami akan memperbanyak teknis dan strategi yang akan kami pakai di sirkuit nanti," kata head coach tim balap sepeda Indonesia, Dadang Haries Purnomo, Sabtu (14/7/2018).

Indonesia menurunkan lima pembalap pada event ini.

Kelima pembalap tersebut adalah Toni Syarifudin, I Gusti Bagus Saputra, Rio Akbar, Cupi Novianti dan Wiji Lestari.

Tak ada nama sang mega bintang Elga Kharisma.

Ia pindah ke nomor track setelah mengalami cedera pinggang, Januari 2018 lalu.

Tanpa Elga, maka tim putri bertumpu kepada Cupi dan Wiji.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help