Ini Pengakuan AKBP Yusuf Usai Kasus Penganiayaan Ibu dan Anak di Minimarket Pangkalpinang Viral

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Pangkalpinang Iwan Gunawan dalam amar putusannya menyebutkan, terdakwa terbukti mencuri di minimarket tersebut

Ini Pengakuan AKBP Yusuf Usai Kasus Penganiayaan Ibu dan Anak di Minimarket Pangkalpinang Viral
Kolase Bangka Pos - capture video dan Polda Babel
Telegram Kapolda Bangka Belitung terkait peristiwa video viral kekerasan yang diduga dilakukan oknum perwira 

TRIBUN-BALI.COM- Desy (42) warga Kelurahan Cipayung, Depok, Jawa Barat divonis bersalah melakukan tindak pidana pencurian di Apri Mart, Selindung Baru, Kota Pangkalpinang, Jumat (13/7/2018).

Hakim tunggal Pengadilan Negeri Pangkalpinang Iwan Gunawan dalam amar putusannya menyebutkan, terdakwa terbukti mencuri di minimarket tersebut.

"Dengan masa hukuman satu bulan dengan percobaan tiga bulan. Apabila dia berbuat baik dan tidak melakukan kesalahan, maka satu bulan hukuman itu gugur," kata Iwan Gunawan di persidangan.

Baca: Ini Pengakuan Wanita yang Diduga Dipukuli Oknum Perwira Polda, Baru Sehari Tiba di Pangkalpinang

Kasus yang menjerat Desy termasuk tindak pidana ringan dan barang curian bernilai di bawah Rp 2,5 juta.

Peraturan Mahkamah Agung No 12 Tahun 2012 dan KUHP Pasal 364 menjadi dasar pertimbangan hakim menghukum Desy satu bulan penjara dengan masa percobaan tiga bulan.

Selain itu, Desy mengalami memar akibat dianiaya setelah terpergok mencuri serta belum sempat menikmati hasil curiannya.

Setelah putusan hakim tersebut, Desy dapat menikmati udara bebas.

Sementara AF (12), anak Desy dan rekannya Atmi menjadi saksi dalam kasus yang viral di media sosial tersebut.

Ketiganya juga mengalami pemukulan oleh pemilik minimarket dan videonya tersebar luas.

Lantaran itu pula, AKBP Yusuf sang pemilik minimarket diperiksa Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Halaman
1234
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help