Puskesmas II Denbar Punya Alat Diagnosis Katarak

Puskesmas II Denpasar Barat (Denbar) memiliki alat diagnosis mata sendiri

Puskesmas II Denbar Punya Alat Diagnosis Katarak
Tribun Bali/M Ulul Azmy
Kepala Puskesmas II Denpasar Barat, dr. Lanawati mencoba mengoperasikan alat diagnosa mata terbarunya. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M Ulul Azmy

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menunjang kinerja pelayanan kesehatannya, Puskesmas II Denpasar Barat (Denbar) memiliki alat diagnosis mata sendiri.

Dengan adanya alat ini, tentu kemudahan masyarakat dalam mengakses fasyankes di wilayah Denbar semakin terbuka lebar.

Masyarakat tak perlu lagi bingung memeriksakan anggota keluarganya yang memiliki gangguan kesehatan pada matanya.

Saat Tribun Bali berkunjung, alat tersebut masih dalam kondisi terbungkus rapi.

Kepala Puskesmas II Denbar, dr. Lanawati mengungkapkan, alat ini didatangkan sebagai upaya mempersiapkan Puskesmas II Denbar yang akan dijadikan sebagai proyek wahana program Dokter Layanan Primer (DLP).

Namun, lanjut dia, alat yang difasilitasi dari Dinas Kesehatan Kota Denpasar dengan nilai anggaran sekitr Rp 18 Juta ini masih belum bisa dioperasikan.

Pihaknya dalam beberapa waktu ke depan masih menunggu kelengkapan alat pendukung lain seperti meja dan lain-lain.

"Selain itu, tenaga kesehatan kami juga belum mendapatkan pelatihan dan perda yang mengatur soal tarifnya nanti juga masih belum dibuat," paparnya saat ditemui Tribun Bali di ruang kerjanya belum lama ini.

Meski begitu, dengan adanya peningkatan fasilitas ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran pada masyarakat bahwa katarak masih bisa disembuhkan.

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help