Benarkah Rutin Memakai Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara? Begini Penjelasan Dokter Kulit

Penggunaan deodoran tampaknya sudah menjadi salah satu kebiasaan yang tidak bisa dihilangkan

Benarkah Rutin Memakai Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara? Begini Penjelasan Dokter Kulit
boldsky.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Grid.ID, Andriana Oky

TRIBUN-BALI.COM - Penggunaan deodoran tampaknya sudah menjadi salah satu kebiasaan yang tidak bisa dihilangkan.

Kegunaan deodoran yang paling umum adalah mencegah atau mengurangi bau badan dan keringat yang berlebih.

Ada banyak produk deodoran yang ditawarkan di pasaran saat ini.

Banyak yang mengatakan bahwa salah satu bahan pembuat deodoran adalah aluminium yang bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

Tapi pemikiran tersebut tampaknya sedikit keliru.

Penggunaan deodoran secara terartur tidak menimbulkan masalah kesehatan seperti kanker.

Melansir dari laman Popsugar, seorang dokter kulit Dr Lansen menjelaskan bahwa memakai deodoran tidak menyebabkan efek kesehatan jangka panjang yang negatif.

Belum ada bukti ilmiah yang kuat yang menunjukkan hubungan antara penggunaan deodoran dan perkembangan penyakit manusia.

Dr Lansen menjelaskan lebih lanjut bahwa ada kesalahpahaman tentang pendapat yang menyatakan penggunaan deodoran bisa menyebabkan kanker payudara.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved