Derita Korni Tinggal di Gubuk Berdinding Bedeg, Kerap Kedinginan saat Hujan Datang

Gubuk berukuran sekitar 3x1,5 meter itu kondisinya memperihatinkan. Atapnya terbuat dari ilalang

Derita Korni Tinggal di Gubuk Berdinding Bedeg, Kerap Kedinginan saat Hujan Datang
Tribun Bali/Saiful Rohim
Ni Wayan Korni bersandar di gubuknya, Minggu (15/7/2018). Warga Banjar Abang Kaler, Desa Abang, ini berharap mendapat bantuan bedah rumah. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Gubuk berukuran sekitar 3x1,5 meter itu kondisinya memperihatinkan.

Atapnya terbuat dari ilalang.

Lembaran plastik ditempelkan untuk menahan tetesan air saat hujan.

Kertas semen digunakan untuk menutupi dinding bagian luar.

Di rumah itu, Ni Wayan Korni (68), tinggal bersama keponakannya, I Ketut Arjana (13).

Warga Banjar Dinas Abang Kaler, Desa Abang, Kecamatan Abang ini sudah tinggal di sana sejak delapan tahun lalu.

Dinding yang terbuat dari bedeg rapuh dan berlubang di bagian belakang dan samping.

Korni kemudian mencari kertas semen untuk menutupinya.

Sedangkan dinding bagian dalamnya ia lapisi dengan kardus.

Lantainya rumah Korni masih beralas tanah.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved