Embusan Ombak Capai 25 Meter, Wisata Waterblow Nusa Dua Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Akibat gelombang tinggi 3,2 meter, tempat wisata Waterblow Nusa Dua ditutup, Kamis (19/7/2018)

Embusan Ombak Capai 25 Meter, Wisata Waterblow Nusa Dua Berlakukan Sistem Buka-Tutup
Tribun Bali/Rino Gale
Terlihat hembusan ombak di kawasan Waterblow Nusa Dua sangat tinggi. Akibat dari hembusan yang mencapai 25 meter jaraknya, Waterblow sementara ditutup, Kamis (19/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Akibat gelombang tinggi 3,2 meter, tempat wisata Waterblow Nusa Dua ditutup, Kamis (19/7/2018).

Embusan ombak tersebut menabrak karang hingga 25 meter.

Salah satu petugas keamanan I Ketut Yudana menjelaskan, karena berbahaya untuk para wisatawan, waterblow memberlakukan sistem buka-tutup pintu masuk.

Sistem ini sudah diberlakukan sejak seminggu lalu.

Puncaknya hari ini karena hembusan ombak mencapai 25 meter.

"Menurut informasi petugas yang jaga malam, sejak pukul 02.00 Wita dini hari, hembusan serta air yang dihasilkan dari hembusan ombak tersebut sampai ke pintu masuk utama," ujarnya.

Kepala Divisi Operasi ITDC, Made Pariwijaya menambahkan, saat ini masih tetap berkoordinasi dengan pihak BMKG untuk mengetahui tinggi gelombang.

Menurut informasi BMKG yang didapat, tinggi gelombang di area Waterblow mencapai 3,2 meter pada pagi sampai siang hari.

"Maka dari itu kami pakai sistem buka-tutup, jika aman kami buka. Namun informasi tadi pagi dari petugas, hembusan dari gelombang sampai area pintu masuk. Makanya ditutup," ujar Made.

Ia mengatakan, untuk seminggu kedepan akan tetap diberlakukan buka-tutup pintu masuk untuk pengunjung karena ombaknya masih belum menentu.

"Dari informasi BMKG seminggu ini, gelombang masih tinggi," katanya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved