Fenomena Alam

Abadikan Blood Moon Terlama Abad Ini, Cobalah 5 Tips Memotret Gerhana ala Fotografer Profesional

Agar dapat menghasilkan foto yang bagus, cari tahu kapan dimana Bulan akan terlihat di langit daerah Anda.

Abadikan Blood Moon Terlama Abad Ini, Cobalah 5 Tips Memotret Gerhana ala Fotografer Profesional
Tribun Bali/Fauzan Al Jundi
Petugas BMKG Wilayah III Denpasar sedang memantau pergerakan Gerhana Bulan Total melalui alat pemantauan di Jalan Raya Tuban, Kuta, Badung, pada (31/1/2018). 

TRIBUN-BALI.COM - Masyarakat Indonesia akan kembali dapat menikmati fenomena astronomi langka pada akhir bulan ini.

Sabtu (28/7/2018) waktu Indonesia, akan terjadi Blood Moon atau gerhana Bulan terlama di abad ini.

Gerhana bulan tersebut akan berlangsung selama 6 jam 14 menit, yakni mulai pukul 02.15 Wita hingga 07.00 Wita.

Puncak gerhana akan terjadi selama 1 jam 43 menit. Fenomena Blood Moon terjadi ketika Bulan melewati bayangan bumi.

Untuk mengabadikan peristiwa langka tersebut, fotografer profesional David Norton, membagikan kiat-kiatnya agar menghasilkan foto Blood Moon yang menakjubkan.

Untuk diketahui, David telah menjadi fotografer selama 30 tahun dan memenangkan penghargaan untuk fotografi lanskap.

Baca: Peneliti LAPAN Mencatat Ada Empat Keistimewaan Saat Blood Moon Pada 28 Juli Ini

Baca: Gerhana Bulan Akhir Pekan Ini Akan Berlangsung 103 Menit, Menjadi yang Terpanjang Selama Abad 21

1. Cari Tahu Kapan dan Dimana Bulan akan Terlihat di Langit

Agar dapat menghasilkan foto yang bagus, cari tahu kapan dimana Bulan akan terlihat di langit daerah Anda.

Mengetahui posisi tepat Bulan akan membantu perencanaan untuk memotret.

David biasa menggunakan aplikasi Ephemeris dan Photopills untuk mengetahui lokasi tepat Bulan.

Halaman
123
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved