Tragis,Termakan Kabar Hoaks Via Aplikasi WhatsApp Perempuan di India Tewas Diamuk Massa

Mereka memukuli perempuan tersebut hingga tewas. Insiden itu terjadi pada Sabtu (21/7/2018) malam.

Tragis,Termakan Kabar Hoaks Via Aplikasi WhatsApp Perempuan di India Tewas Diamuk Massa
Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, BHOPAL -- Rumor penculikan anak di India yang disebarkan melalui aplikasi WhatsApp kembali memakan korban.

Mengutip Kompas.com yang melansir dari Times of India, Senin (23/7/2018), massa di Morwa, distrik Singrauli, menyerang seorang perempuan muda.

Mereka memukuli perempuan tersebut hingga tewas. Insiden itu terjadi pada Sabtu (21/7/2018) malam.

Sejauh ini, polisi belum merilis identitas perempuan yang diyakini berusia 25 tahun.

"Pada dasarnya, rumor yang mengakibatkan terjadinya pembunuhan," kata pejabat polisi setempat Riyaz Iqbal.

Baca : Balawista Ingatkan Begini Pada Ekonom Senior Bank Dunia Sebelum Terseret Arus di Pantai Double Six
 

"Penemuan awal menunjukkan, warga menuduh perempuan itu sebagai penculik anak dan menginterogasinya. Kemudian, mereka memukulnya hingga tewas," ucapnya.

Jasad perempuan tersebut ditemukan di dekat kebun pembibitan milik departeman kehutanan di desa Bhos, Morwa.

Polisi telah menangkap beberapa orang yang melakukan pemukulan.

"Kami menangkap 9 orang. Petugas polisi sedang mencari sisanya," ujar Iqbal.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help