Sadar Rem Blong, Sopir Truk Molen Ini Tabrak Pohon untuk Hindari Pengendara di Depannya

Sebuah truk molen dilaporkan mengalami rem blong hingga akhirnya terperosok ke hutan, dan menabrak pohon di Jalan Raya Kintamani–Desa Manikliyu

Sadar Rem Blong, Sopir Truk Molen Ini Tabrak Pohon untuk Hindari Pengendara di Depannya
Istimewa
Kondisi truk molen setelah menabrak pohon di hutan Jalan Raya Kintamani-Manikliyu, Kamis (26/7/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sebuah truk molen dilaporkan mengalami rem blong hingga akhirnya terperosok ke hutan, dan menabrak pohon di Jalan Raya Kintamani–Desa Manikliyu.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, meski kondisi kepala truk dengan plat nomor DK 9355 KK itu tampak penyok dengan kaca depan yang telah pecah.

Berdasarkan informasi, musibah kecelakaan terjadi pada Kamis (26/7/2018) pukul 14.00 Wita.

Mulanya, truk molen yang dikemudikan Admari (47) itu datang dari arah timur ke Barat, namun sesampainya di Hutan Kintamani, wilayah Banjar Tenten, Desa Kintamani, truk bermuatan beton cair tersebut mengalami rem blong, hingga terperosok sejauh 8 meter ke hutan dan mebarak pohon.

Kapolsek Kintamani, Kompol Putu Gunawan saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, truk molen itu sejatinya hendak menuju arah Sukawana, namun dalam perjalanan tepatnya di sebelah utara banjar Tenten, sang supir merasakan rem kendaraannya blong.

Sementara di depannya terdapat pengendara sepeda motor yang hendak menuju arah yang sama.

“Karena di depannya ada pengendara sepeda motor, di lain sisi ia merasakan rem kendaraannya blong, akhirnya banting setir ke kiri, dengan harapan mobilnya bisa berhenti setelah menabrak pohon,” jelasnya.

Sementara sang supir, lanjut Kompol Gunawan, saat mobil truk masuk ke hutan ternyata dia masih berada di dalam truk.

Setelah menabrak pohon dan terjungkal, barulah sang supir turun dari truk.

Beruntung nyawa supir truk selamat.

Hanya luka lecet di pinggangnya saja.

“Kerugian materiil atas kejadian tersebut mencapai Rp 50 juta. Saat ini truk masih berada di lokasi kejadian, karena upaya evakuasi tidak memungkinkan untuk dilakukan saat ini, kemungkinan besok baru ditarik,” tandasnya.(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved