Seni Tak Hanya Teknis, Namun Memiliki Daya Gugah

Dunia seniman tidak terbatas pada studio namun termasuk lingkungan dan pengetahuan seniman.

Seni Tak Hanya Teknis, Namun Memiliki Daya Gugah
Tribun Bali/I Putu Supartika
Diskusi seni rupa serangkaian UOB Painting of the Year 2018 di Bentara Budaya Bali dengan tema Dimensi Pasar Wacana dalam Kompetisi Seni, Sabtu (28/7/2018) sore. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dunia seniman tidak terbatas pada studio namun termasuk lingkungan dan pengetahuan seniman.

Karya seni tidak terkait teknis semata, namun ada kekuatan lain seperti daya gugah dan bagaimana karya merefleksikan adanya ide dan bisa jadi ada kaitannya dengan kehidupan seniman.

Begitulah pandangan Citra Sasmita, seorang seniman yang juga memperoleh Gold Medal UOB Painting of The Year 2017 dengan judul lukisan “Old Mountain and Imaginary Pilars," terkait dunia kesenimanan khususnya seni rupa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Citra saat menjadi pembicara dalam diskusi seni rupa serangkaian UOB Painting of the Year 2018 di Bentara Budaya Bali dengan tema Dimensi Pasar Wacana dalam Kompetisi Seni, Sabtu (28/7/2018) sore.

Citra menambahkan seniman Bali cukup diuntungkan karena terdapat semacam kultur yang kaya akan simbol-simbol visual dalam ritual keagamaan. Dan hal itu bisa diaplikasikan ke dalam sebuah karya.

Sebagai seniman, Citra mengungkapkan beberapa tantangan yang dihadapi oleh seniman seperti ketakutan terjadinya stagnansi. "Stagnansi itu adalah ketakutan terbesar yang dihadapi seniman," kata Citra.

Tantangan lain yang dihadapi yaitu kesulitan untuk berpameran di galeri representatif karena kecenderungannya hanya seniman besar yang bisa berpameran di sana. Padahal pameran tersebut merupakan upaya kecil sebagai ruang menguji gagasannya.

Sehingga untuk bisa bertahan, Citra menyarankan agar mereka membuat kelompok dan berpameran dan melaksanakan atau menginisiasi forum diskusi seni.

"Forum diskusi dan iklim diskusi nasih kurang apalagi mengkritik yang sehat," katanya.

Sehingga hadirnya kompetisi bisa dianggap sebagai pintu masuk untuk uji gagasan termasuk ruang bertarung. Untuk menguji pemikiran-pemikiran seniman hingga bisa dapat pengakuan dari publik luas.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved