Putu Asih Teriak di Jembatan Tukad Cangkring, BPBD Dilaporkan Ada Jenazah Jatuh, Ternyata ini

Putu Asih langsung menghentikan kendaraannya, lalu berteriak-teriak seperti orang kesurupan

Putu Asih Teriak di Jembatan Tukad Cangkring, BPBD Dilaporkan Ada Jenazah Jatuh, Ternyata ini
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Ni Putu Asih Astiti tersenyum setelah ijazah anaknya yang jatuh ke jurang Tudad Cangkring, Gianyar berhasil diselamatkan pedagang bendera, Kamis (2/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR– Jam tangan menunjukkan pukul 09.45 Wita, saat Ni Putu Asih Astiti melintas di Jembatan Tukad Cangkring, Gianyar, usai melaminating ijazah anaknya, Kamis (2/8/2018).

Di tengah aktivitas lalu lintas yang relatif lenggang, tiba-tiba ijazah anaknya, yang masih duduk di bangku kelas VIII SMP Negeri 3 Gianyar diterbangkan angin, lalu tersangkut di samping jurang Tukad Cangkring.

Mendapati kondisi tersebut, perempuan asal Banjarangkan, Klungkung ini kaget.

Baca: Sebelum Tewas dengan Luka di Leher dan Kepala, Sopir Taksi Online Ini Sempat Ngaku Dijebak

Ia pun langsung menghentikan kendaraannya, lalu berteriak-teriak seperti orang kesurupan.

“Ijazah,, ijazah,” teriaknya sembari menunjuk pinggir jurang.

Hal tersebut sontak menjadi perhatian para pengendara.

Seorang pengendara yang memiliki kerabat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, sontak menghubungi BPBD.

Namun sayangnya, informasi yang disampaikannya ke BPBD Gianyar keliru.

Sebab yang dimaksud adalah ijazah, sementara yang disampaikan ke BPBD justru “jenazah jatuh ke sungai’’.

Baca: Tak Disangka, Ini Tanggapan Publik Inggris Terhadap Turisnya yang Tampar Petugas Bandara Ngurah Rai

Mendapatkan informasi tersebut, BPBD Gianyar dengan suara sirine mobil mengaum, lengkap dengan peralatan evakuasi datang ke TKP.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved