Presiden Zanzibar Berikan Kuliah Umum di Universitas Udayana, Ingin Jalin Kerja Sama di Bidang Ini

Universitas Udayana mendapatkan kunjungan kenegaraan serta kuliah umum sangat langka yakni dari Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shein

Presiden Zanzibar Berikan Kuliah Umum di Universitas Udayana, Ingin Jalin Kerja Sama di Bidang Ini
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Universitas Udayana (Unud) mendapatkan kunjungan kenegaraan serta kuliah umum sangat langka yakni dari Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shein.

Kunjungan kenegaraan dan kuliah umum tersebut digelar di Ruang Bangsa Lantai 3 Gedung Rektorat Unud Jimbaran, Jumat (3/8/2018).

Kuliah umum selama kurang lebih 40 menit tersebut diikuti puluhan akademisi dari Unud dan diakhiri foto bersama di depan Gedung Rektorat.

"Kami merasa sangat bersyukur dan sangat terhormat bisa menerima kedatangan Presiden Zanzibar ini. Universitas Udayana sudah memiliki kerja sama dengan berbagai negara baik dari Asia, Eropa, Amerika, Australia , namun dengan Afrika belum ada kerja sama. Dan Presiden Zanzibar menyampaikan ingin melakukan kerja sama dengan Universitas Udayana di bidang tridharma perguruan tinggi," papar Rektor Universitas Udayana, Dr.dr. A.A. Raka Sudewi, Sp. S (K) seusai kegiatan.

Raka Sudewi menyampaikan, pembicaraan kerja sama tersebut baru sepintas dan akan ditindaklanjuti oleh Wakil Rektor Bidang kerja sama, untuk secara resmi menjalin kerja sama antara Universitas Udayana dengan Presiden Zanzibar.

"Ada kesamaan geografis Zanzibar dengan Indonesia, khususnya Maluku terutama hasil cengkeh. Mungkin nanti bisa sharing bagaimana membuat nilai cengkeh itu menjadi lebih bernilai ekonomis dan bermanfaat," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV. Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra, SH ., M. mengatakan, Presiden Zanzibar Ali Mohamed Shein menyampaikan kepadanya banyak universitas baru di sana, dan Universitas Udayana mendapatkan kesempatan dikunjungi oleh beliau saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

"Presiden Zanzibar mengajak kerja sama dengan kami Universitas Udayana. Tindak lanjut kerja sama ini yaitu kami akan melakukan perencanaan terlebih dahulu, lalu belajar lebih jauh mengenai Zanzibar, melihat potensi Zanzibar lalu ukur juga potensi kita. Dan perencanaan tersebut tidak dapat selesai cepat karena harus terstruktur, supaya capaiannya bisa maksimal dan manfaatnya jelas bagi mahasiswa serta masyarakat," tutur Wyasa Putra.

Kuliah umum yang diberikan oleh Presiden Zanzibar lebih banyak memperkenalkan Zanzibar sebagai negara yang memiliki sejarah emas dalam bidang perdagangan, sejarah emas dalam agriculture, dan akan mengukir sejarah emas dalam bidang pariwisata.

"Mereka punya alam yang indah, pantai yang bagus, latar belakang historis kebudayaan yang tinggi sekali. kerja sama yang ingin dijalin Presiden Zanzibar adalah di bidang pariwisata, itu statement beliau tadi," tambahnya.

Sementara itu, Presiden Ali Mohamed Shein menyatakan, jika kedatangannya beserta rombongan ke Indonesia adalah untuk membicarakan kemungkinan kerja sama antar kedua negara.

Sebelumnya, Presiden Ali Mohamed Shein telah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, dan telah membicarakan beberapa kemungkinan kerja sama yang akan terjalin, seperti pertanian, perikanan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Selain itu, fokus kerja sama lainnya yang dibicarakan adalah di bidang pariwisata.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved