Gedung Asrama Undiksha Rusak Setelah Diguncang Gempa 7,0 SR, 4 Penghuninya Luka-Luka

Bagian atap hingga plafon di tiga gedung asrama milik kampus terbesar di Bumi Panji Sakti itu jebol.

Gedung Asrama Undiksha Rusak Setelah Diguncang Gempa 7,0 SR, 4 Penghuninya Luka-Luka
Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani
Bagian plafon yang ada di Asrama Undiksha Singaraja, yang terletak di Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng tampak jebol pada Senin (6/8/2018) akibat diguncang gempa malam kemarin. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kerusakan akibat guncangan gempa berkekuatan 7 SR, yang berpusat di Lombok, NTB juga terjadi di gedung asrama Undiksha Singaraja, Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng, Bali.

Bagian atap hingga plafon di tiga gedung asrama milik kampus terbesar di Bumi Panji Sakti itu jebol. 

Dari pantauan Tribun Bali, Senin (6/8/2018), sebanyak 162 penghuni asrama yang notabenenya adalah peserta PPG tahap I-III dan SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal) terpaksa mengungsi sementara waktu di gedung olahraga FOK.

Ini dilakukan lantaran ketiga gedung tersebut masuk dalam ketegori rawan. 

Koordinator PPG, Gede Nurjaya mengatakan, dengan rusaknya tiga gedung asrama Undiksha, para peserta PPG dan SM3T akan dipindahkan ke kos-kosan yang ada di sekitar kampus.

Bagian plafon yang ada di Asrama Undiksha Singaraja, yang terletak di Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng tampak jebol pada Senin (6/8/2018) akibat diguncang gempa malam kemarin.
Bagian plafon yang ada di Asrama Undiksha Singaraja, yang terletak di Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng tampak jebol pada Senin (6/8/2018) akibat diguncang gempa malam kemarin. (Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani)

"Kalau melihat kondisi asrama, kami tidak berani meminta mereka untuk tidur di asrama itu. Untuk PPG prajabatan, karena mereka membayar asrama jadi mereka akan kos di sekitar kampus. Namun kami kumpulkan di satu tempat sehingga kami bisa mengamati. Karena PPG itu kan harus asrama," jelasnya. 

Sementara untuk peserta SM3T, imbuh Nurjaya juga akan digeser ke rumah kos-kosan yang sesuai dengan persyaratan yakni berkomplek di satu tempat.

Biayanya pun akan ditanggung sepenuhnya oleh Undiksha.

Bagian plafon yang ada di Asrama Undiksha Singaraja, yang terletak di Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng tampak jebol pada Senin (6/8/2018) akibat diguncang gempa malam kemarin.
Bagian plafon yang ada di Asrama Undiksha Singaraja, yang terletak di Desa Jinengdalem, Kecamatan Buleleng tampak jebol pada Senin (6/8/2018) akibat diguncang gempa malam kemarin. (Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani)

"Kalau memperbaiki gedung ini kan lama. Sementara kalau ditaruh ditempat pengungsian biasa, para peserta tidak bisa belajar. Ini panitia masih mencari tempat kosnya. Lebih cepat lebih baik," ungkapnya. 

Dari data yang dihimpun, akibat gempa tersebut, empat orang penghuni asrama Undiksha mengalami cedera.

Mereka adalah, Rindi Sagita Nggebu (27), Wulan Ayu Fitria, Istiqomah, dan Mila.

Dengan keluhan rata-rata mengalami luka lecet dan keseleo di bagian kaki. (*)


Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved